Serahkan LKPJ Tahun 2023, Bupati: Membangun Bulungan Tanggungjawab Kolektif Kita Semua

Redaksi

BULUNGAN-TANJUNGNEWS.COM – Bupati bersama wakil Bupati Bulungan menghadiri Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bulungan tahun 2023 dan penetapan perubahan program pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2024 bertempat di Ruang Rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan, Senin (25/3).

Dalam sambutanya Bupati Bulungan, Syarwani.,S.Pd.,M.Si mengatakan sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah wajib menyampaikan LKPJ pada DPRD.


“Laporan LKPJ Kabupaten Bulungan tahun 2023 merupakan laporan pertanggung jawaban ketiga masa pemerintahan bupati dan wakil bupati periode 2021 – 2026,”ungkapnya.

Mengawali laporanya, bupati menyampaikan makro pembangunan Kabupaten Bulungan khususnya bidang ekonomi tahun 2023 tumbuh sekitar 4,65 persen, dengan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih di dominasi dari sektor sumber daya alam terutama sektor pertambangan dan pertanian.

Dari 3 sektor penyumbang tertinggi PDRB Bulungan tahun 2023 sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sekitar 16, 6 prersen, industri pengolahan 12,42 persen, konstruksi 11,28 persen.

Perekonomian Bulungan tahun 2023 berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp 25,58 triliun dan 24, 29 triliun, atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 13,18 triliun, ekonomi Bulungan tahun 2023 tumbuh sebesar 4,60 persen.

Baca Juga  Respon Cepat, Bupati Datangi dan Serahkan Bantuan Tanggap Bencana Kebakaran Tanjung Palas

Sedangkan untuk pendapatan per kapita masyarakat Bulungan tahun 2023 sekitar 164,83 juta rupiah meningkat dibandingkan tahun 2022 sebesar 155, 53 juta rupiah.


Dari data registrasi Pemilu Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulungan jumlah penduduk tahun 2023 sebesar 166.775 jiwa meningkat jika dibadingkan tahun 2022 sekitar 161, 571 jiwa.

Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bulungan tahun 2023 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.


Seluruh dimensi pembentuk IPM 2023 mengalami peningkatan, terutama standar hidup layak. pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2023 memiliki angka harapan hidup hingga 73,83 tahun, lebih lama 0,03 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.


Pada dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,03 tahun menjadi 13,04 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,01 tahun, dari 9,20 tahun menjadi 9,21 tahun pada 2023.

Baca Juga  Pemkab Bulungan Siapkan Rp 20 Miliar, Tuntaskan Peningkatan Jalan Tanjung Palas – Salimbatu.


Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita meningkat 564 ribu rupiah (5,85 persen) dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dari data yang ada mengindikasikan tingkat pendidikan dan kesehatan masyarakat Bulungan kian membaik. Hal tersebut yang memacu Pemkab Bulungan terus mendorong peningkatan sarana dan prasrana pendukung bidang pendidikan, kesehatan serta layanan dasar masyarakat lainya,”jelasnya.

Untuk meningkatkan sektor pendapatan Pemkab Bulungan terus melakukan koordinasi lintas stakeholder melakukan pengembangan potensi yang dimiliki utamanya terhadap potensi peningkatan penerimaan daerah.


“Pemda akan terus berupaya meningkatkan potensi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan industri sesuai visi misi Kabupaten Bulungan,”ulasnya.


Bupati menambahkan, peningkatan layanan air bersih juga menjadi program prioritas yang terus dikerjakan. Hal tersebut terlihat dari intervensi yang dilakukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk meningkatkan sarana pendukung layanan air bersih PDAM Bulungan.

Baca Juga  Studi Tiru ke BPR Jombang, Bupati: Inovasi dan Kualitas Pelayanan Kunci Menangkan Persaingan

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan jika aksesibilitas menuju wilayah Tanjung Palas Timur sedang dilakukan intervensi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk peningkatan badan jalan dengan anggaran mencapai Rp 400 Miliar pada tahun 2024 dengan 4 sekmen pengerjaan.


“Kita berharap kemudahan akses menuju Tanjung Palas Timur nantinya semakin menumbuhkan perekonomian masyarakat,”singkatnya.

Mengakhiri laporan LKPJ Bulungan tahun 2023 dan penetapan perubahan program pembentukan Perda tahun 2024.
Bupati mengungkapkan jika seluruh capaian Kabupaten Bulungan saat ini bukan merupakan kerja seorang bupati dan wakil bupati saja.

Namun tidak lepas dari kerja dan dukungan seluruh elemen masyarakat terutama DPRD Kabupaten Bulungan.


“Kita menyadari masih banyak program pembangunan yang belum bisa kita hadirkan. Namun dengan semangat Bulungan Bisa, membangun Bulungan bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemda saja tapi tanggungjawab kolektif kita semua,”pungkasya. (dsh/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait