Pantas Saja Dijuluki King Of Fruits, Ini Dia 13 Manfaat Kesehatan Konsumsi Buah Durian

Redaksi

BUAH DURIAN: Meski tidak semua masyarakat Indonesia menyukai buah durian, namun buah eksotis ini selalu menjadi buruan masyarakat saat tiba musimnya. Foto: Dedi Suhendra/tanjungnews.com
BUAH DURIAN: Meski tidak semua masyarakat Indonesia menyukai buah durian, namun buah eksotis ini selalu menjadi buruan masyarakat saat tiba musimnya. Foto: Dedi Suhendra/tanjungnews.com

TANJUNGNEWS.COM – Meski dijuluki sebagai king of fruits (raja buah) sebagian orang justru tidak menyukai buah durian karena aroma yang menyengat serta tekstur buahnya yang cenderung lembek. Meski sejatinya buah eksotis ini memiliki rasa yang nikmat dan mengandung berbagai kandungan vitamin serta mineral. 

Durian menjadi salah satu buah yang unik. Di dalamnya terkandung serat, vitamin C, kalori, protein, thiamin, dan mangan. Beberapa manfaat durian mulai dari mencegah pertumbuhan sel kanker hingga meningkatkan kesehatan kulit.

Dikutip dari artikel halodoc. Berikut kandungan nutrisi dalam buah durian.

Dalam 243 gram buah durian mengandung beberapa nutrisi penting, seperti: 

  • Kalori: 357 kilokalori.
  • Lemak: 13 gram.
  • Karbohidrat: 66 gram.
  • Serat: 9 gram.
  • Protein: 4 gram.
  • Vitamin C: 80 persen dari angka kecukupan gizi (AKG) harian.
  • Tiamin: 61 persen AKG.
  • Mangan: 39 persen AKG.
  • Vitamin B6: 38 persen AKG.
  • Kalium: 30 persen AKG.
  • Kalsium: 20 persen AKG.
  • Zat besi: 14 persen AKG.
  • Riboflavin: 29 persen AKG.
  • Tembaga: 25 persen AKG.
  • Folat: 22 persen AKG.
  • Magnesium: 18 persen AKG.
  • Niasin: 13 persen AKG.

Apa Manfaat Durian Bagi Tubuh?

Dengan kandungan mineral dan vitamin yang sangat beragam, tentunya hal ini dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Nah, berikut ini manfaat durian yang perlu kamu ketahui: 

1. Mencegah perubahan sel abnormal kanker

Kandungan antioksidan pada buah durian menjadi salah satu zat yang bisa menjaga dan melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Hal ini membuat tubuh terhindar dari perubahan sel-sel menjadi abnormal yang dapat memicu penyakit kanker. 

Studi berjudul Bioactive compounds, nutritional value, and potential health benefits of indigenous durian (Durio zibethinus murr.): A review yang dipublikasikan jurnal Food menyebutkan, durian memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko kanker. 

Baca Juga  Meniran, Tanaman Gulma yang Ternyata Punya Segudang Manfaat Kesehatan

Buahnya mengandung polifenol yang menghambat pertumbuhan kanker bahkan membunuh sel kanker. Dalam sebuah penelitian, buah ini menunjukkan efek perlindungan terhadap garis sel kanker payudara.

2. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Hampir serupa dengan buah lainnya, durian juga memiliki kandungan serat di dalamnya. Terpenuhinya kebutuhan serat dapat mendukung kinerja organ pencernaan. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari konstipasi atau sembelit.

Selain itu, kandungan serat dalam makanan sehat ini juga efektif merangsang gerakan peristaltik pada pencernaan. Hal ini membuat durian mampu mengatasi perut kembung, sakit perut, hingga kram perut.

3. Mencegah munculnya nyeri

Durian mengandung vitamin C di dalamnya. Tubuh membutuhkan nutrisi itu untuk mencegah keluhan berupa rasa nyeri, terutama di area sendi. Jika kamu mengalaminya, cobalah untuk mengonsumsi durian, tapi dalam batasan wajar, ya!

4. Mencegah penuaan dini

Manfaat durian selanjutnya adalah mencegah penuaan dini. Khasiat ini terjadi berkat kandungan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Cara kerjanya dengan menghalau paparan radikal bebas, termasuk pada kulit. 

5. Menjaga kesehatan tulang

Menjaga kesehatan tulang jadi manfaat durian selanjutnya. Kegunaan ini berasal dari magnesium dan potasium yang bekerja dengan menjaga kepadatan tulang. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari osteoporosis di masa depan.

6. Mencegah penyakit jantung

Guna mencegah penyakit jantung, kandungan potassium di dalam durian bekerja dengan menurunkan lemak tidak sehat dan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, nutrisi tersebut juga menurunkan risiko penyakit hati yang disebabkan oleh penumpukan lemak di dalamnya. 

Selain itu, kandungan serat di dalam buah dapat membantu menurunkan kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C) dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner. 

Baca Juga  Kabar Gembira RSUD dr. H Jusuf SK Buka Layanan Bedah Onkologi dan Kemoterapi

Fakta tersebut bisa dilihat dalam studi berjudul Effects of soluble dietary fiber on low-density lipoprotein cholesterol and coronary heart disease risk, yang dipublikasikan Current Atherosclerosis Reports.

7. Mengatur tekanan darah

Manfaat durian lainnya adalah mengatur tekanan darah. Kegunaan ini berasal dari potasium dan kalium di dalamnya. Keduanya bekerja dengan melemaskan dinding pembuluh darah, sehingga peredaran darah menjadi lebih lancar.

8. Mencegah diabetes

Penelitian dengan judul “Exotic fruits as therapeutic complements for diabetes, obesity and metabolic syndrome”,  yang dipublikasikan oleh Food Research International menyebutkan, mangan dalam durian dapat membantu menjaga kadar gula darah. 

Menurut studi di atas, durian mampu memperbaiki kurva respons insulin pada 10 pengidap diabetes. Selain itu, antioksidan dalam durian juga membantu mengurangi stres oksidatif, yang dapat memperburuk gejala diabetes.

9. Mencegah anemia

Anemia terjadi ketika seseorang kekurangan sel darah merah yang sehat untuk mengedarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Karena hal ini, tubuh menjadi lelah dan lemas serta wajah akan terlihat pucat.

Dengan kandungan asam folat dalam durian, nutrisi tersebut dapat mempertahankan kadar sel darah merah yang sehat. Namun, batasi konsumsinya agar tekanan darah tidak melonjak, ya!

10. Mengatasi insomnia

Insomnia bukan hanya mengganggu kinerja keesokan harinya, tapi juga berpotensi menurunkan kesehatan tubuh. Di dalam durian terdapat asam amino triptofan yang efektif membantu mengatasi gangguan tidur tersebut.

Nutrisi tersebut bekerja memicu munculnya perasaan senang dengan meningkatkan kadar serotonin di dalam otak. Dengan munculnya hormon ini, kamu akan merasa tenang, sehingga lebih mudah terlelap.

Karena kandungan kalori di dalamnya, peserta diet dilarang mengonsumsi durian.

11. Meningkatkan kesehatan kulit

Baca Juga  Ini Dia Tips Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat durian selanjutnya meningkatkan kesehatan kulit. Hal ini berkat kandungan vitamin C di dalamnya yang bekerja sebagai antioksidan. Asupan itu membantu memerangi paparan radikal bebas dari polusi dan debu yang masuk ke dalam tubuh.

12. Mencegah depresi

Kandungan asam amino esensial triptofan di dalam durian bekerja dengan meningkatkan kadar serotonin. Manfaatnya tak hanya meningkatkan kualitas tidur saja, tapi juga sebagai penstabil suasana hati. Hal ini berdampak pada penurunan kadar depresi dan kecemasan dalam tubuh.

13. Mengatasi disfungsi seksual

Manfaat durian yang terakhir adalah mengatasi disfungsi seksual. Khasiat ini terjadi karena adanya zat afrodisiak dalam buah yang berkerja dengan meningkatkan gairah seksual pada pria dan wanita.

Bolehkah Tiap Hari Makan Durian?

Jawabannya, boleh asah asal tidak dikonsumsi secara berlebihan, dan kamu tidak memiliki keluhan penyakit tertentu. Durian menyehatkan, karena mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang dapat mendukung kebugaran tubuh.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Durian adalah buah yang tinggi kalori dan lemak, sehingga tidak boleh dikonsumsi saat sedang menjalani program diet atau mengidap tekanan darah tinggi dan sakit jantung.

Selain itu, beberapa orang mungkin memiliki reaksi alergi terhadap durian. Jadi, pastikan tidak memiliki alergi terhadap buah ini agar tidak muncul gejala reaksi alergi. Misalnya, bersin-bersin, hidung berair, mata memerah dan gatal, atau ruam kulit. 

Itulah beberapa manfaat durian bagi kesehatan yang bisa kamu rasakan. Meski memiliki banyak kegunaan, sebaiknya jangan mengonsumsi durian bersamaan dengan minuman beralkohol. 

Sebab, kandungan senyawa pada durian dapat mencegah enzim tertentu untuk memecah alkohol. Hal ini berdampak pada peningkatan kadar alkohol dalam darah. Dampaknya, mual, muntah, hingga jantung berdebar.(dsh/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait