Program Cetak Sawah Salimbatu Dikawal Pusat: Petani Dimotivasi Wujudkan Lumbung Pangan Bulungan

Redaksi

SALIMBATU,TANJUNGNEWS.COM— Program Cetak Sawah di Desa Salimbatu, Kabupaten Bulungan, mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Pada Rabu (19/11), Penjabat Swasembada Pangan Kaltara, Kolonel Nanang S., turun langsung ke lapangan untuk memantau progres sekaligus memastikan program berjalan sesuai target.

Dalam kunjungan tersebut, Kolonel Nanang didampingi oleh Tim dari Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) Kementerian Pertanian RI, serta jajaran pimpinan daerah seperti Dandim 0903 Bulungan Letkol Inf Dhuwi Indradjaja, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan Kristiyanto, SP, MT, Camat Tanjung Palas Tengah, dan para anggota kelompok tani yang menjadi penerima manfaat.

Baca Juga  Syukuran Selesai Panen Desa Mara 1, Bupati Ingatkan Jangan Alih Fungsi Lahan Sawah Jadi Kebun Sawit

Kehadiran tim pusat dan daerah ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap upaya mempercepat ketersediaan lahan tanam baru di wilayah Bulungan, khususnya di Salimbatu yang selama ini diproyeksikan sebagai sentra pertanian baru.

Dalam sesi dialog bersama petani, Kolonel Nanang S. memberikan dorongan semangat agar para petani terus berkomitmen menjalankan program cetak sawah dengan baik.

Baca Juga  Susun RPJPD 20 Tahun, Bulungan Bakal Jadi Pusat Rujukan se- Kalimantan

“Kami berharap Salimbatu dapat menjadi contoh sukses dalam mendukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan nasional. Kunci keberhasilan ada pada kerja keras dan kolaborasi para petani,” ujar Kolonel Nanang di hadapan peserta.

Ia menegaskan, pencetakan sawah baru adalah langkah strategis untuk memperluas kapasitas produksi pangan, yang selaras dengan upaya Indonesia menjaga stabilitas pangan dan mengurangi ketergantungan impor.

Baca Juga  Pemda Bulungan Komitmen Dukung Pemberantasan Narkotika

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bulungan, Kristiyanto, memastikan bahwa daerah siap mendukung penuh para petani melalui pendampingan teknis, penyediaan sarana prasarana, serta penguatan kelembagaan kelompok.

“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Salimbatu sebagai lumbung pangan baru di Bulungan, sekaligus menjadi motor penggerak swasembada pangan di Kalimantan Utara,”tutupnya (red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait