BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM – Gerbong mutasi dan pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali bergulir. Guna mengisi kekosongan nakhoda di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkab resmi menggeber Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2026.
Agenda penting ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bulungan melalui Plt Asisten Administrasi Umum (Asisten III), Adi Irwansyah MS, SH, M.Si, di Aula Benuanta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan, Jl Agathis, Tanjung Selor, pada Selasa pagi (5/5).
Dalam seleksi terbuka kali ini, tercatat ada 5 kursi JPT Pratama yang akan diisi oleh para abdi negara terbaik Bumi Tenguyun. Jabatan lowong tersebut terdiri dari 1 posisi Staf Ahli dan 4 Kepala Dinas (Kadis).
Rinciannya meliputi posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP); Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag); serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP).
Dalam sambutannya, Plt Asisten III Adi Irwansyah melayangkan apresiasi tinggi kepada BKPSDM Bulungan serta jajaran panitia seleksi (Pansel) yang telah mempersiapkan hajat besar ini dengan matang. Ia juga menggaransi bahwa proses pencarian figur pimpinan ini bakal berjalan murni tanpa “titipan”.
“Kami mengapresiasi panitia seleksi yang menjamin proses seleksi ini berjalan secara profesional, akuntabel, dan pastinya bebas dari segala bentuk intervensi,” tegas Adi Irwansyah di hadapan para peserta selter.
Ia pun berpesan dengan nada tegas agar seluruh peserta seleksi tidak main-main dalam mengikuti setiap proses yang ada. Peserta diminta menunjukkan performa, kapasitas, serta integritas terbaik yang mereka miliki.
“Ikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi kejujuran, serta tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk membuktikan dedikasi dan kesiapan saudara dalam mengemban amanah jabatan,” pesannya mendalam.
Bukan perkara mudah untuk bisa lolos dalam selter ini. Untuk menyaring figur yang benar-benar kompeten, Pansel telah menyiapkan rangkaian ujian berlapis yang menguras energi dan pikiran.
Proses seleksi dirancang ketat mencakup beberapa tahapan krusial. Dimulai dari Uji Kompetensi Manajerial melalui metode Assessment, kemudian penelusuran rekam jejak (track record) para peserta, hingga Uji Kompetensi Bidang. Pada tahap kompetensi bidang, para calon kepala dinas ini wajib melewati fase penulisan makalah, presentasi, hingga wawancara akhir.
Seluruh tahapan ketat ini sengaja dirancang secara komprehensif demi mengukur sejauh mana kapasitas, kapabilitas, serta kesesuaian kompetensi riil para peserta dengan jabatan berbobot yang mereka lamar. (adv)





