TANJUNG SELOR, TANJUNGNEWS.COM– Suasana haru biru dan penuh kehangatan mewarnai upacara pelepasan Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kalimantan Utara, Jumat (10/7/2026).
Di antara ratusan personel yang mengantar, hadir sebuah kejutan istimewa dari jalanan: barisan pengemudi ojek online (ojol) Tanjung Selor yang datang khusus untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang jenderal.
Momen emosional itu pecah tepat di depan pintu gerbang penjagaan Mapolda Kaltara. Sebelum melangkah keluar meninggalkan tempatnya mengabdi, perwakilan komunitas ojol perlahan menghampiri Irjen Pol. Djati.
Sebagai simbol kehormatan tertinggi, rasa cinta, dan ikatan kekeluargaan yang mendalam, mereka mengalungkan sebuah syal kain bermotif khas Dayak ke leher jenderal bintang dua tersebut. Sebuah gestur sederhana namun sarat makna kebudayaan Bumi Benuanta.
”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Djati atas pengabdiannya selama memimpin di Kalimantan Utara, khususnya perhatian yang telah diberikan kepada kami para ojol di Tanjung Selor,” ungkap salah satu perwakilan ojol di lokasi dengan nada bergetar menahan haru.
Bagi para petarung jalanan ini, kehadiran Polri di bawah komando Irjen Pol. Djati sangat dirasakan manfaatnya. Komunitas ojol pun menaruh harapan besar agar sinergitas ini terus berlanjut, terutama dalam memberikan pendampingan dan respons cepat saat para driver menghadapi situasi darurat (emergency) atau gangguan keamanan ketika mengais rezeki di malam hari.
Aksi simpatik dan spontan dari para pengemudi ojol ini menjadi bukti sahih bahwa kepemimpinan Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy selama menjabat di Kaltara sukses menyentuh hati berbagai lapisan masyarakat. Beliau tidak hanya menjadi pemimpin bagi anggotanya, tetapi juga menjadi pelindung yang nyata bagi para mitra transportasi online yang setiap hari membelah aspal Ibu Kota Kaltara.(dsh/red)





