Bupati Minta Gerai Indomaret Akomodir Produk UMKM Bulungan

Redaksi

SINERGISITAS: Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd.M.Si didampingi beberapa kepala OPD menerima secara simbolis bantuan paket bernutrisi pada masyarakat dari PT Indomarco Prismatama, diserahkan oleh Zidni Deputy Branc Manajer Administrasi PT Indomarco Cabang Samarinda, bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (29/11)
SINERGISITAS: Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd.M.Si didampingi beberapa kepala OPD menerima secara simbolis bantuan paket bernutrisi pada masyarakat dari PT Indomarco Prismatama, diserahkan oleh Zidni Deputy Branc Manajer Administrasi PT Indomarco Cabang Samarinda, bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (29/11)

TANJUNG SELOR – Dalam kegiatan pembagian paket bernutrisi pada masyarakat dari PT Indomarco Prismatama perusahaan yang mengelola jaringan gerai Indomaret di Indonesia, bertempat di Aula Rumah Jabatan Bupati Bulungan, Jumat (29/11)

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd.M.Si berharap dengan keberadaan ritel modern seperti Indomaret, dan lainya dapat mengakomodir berbagai produk hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bulungan.

“Tentu kita harapkan para gerai modern seperti Indomaret, bisa mengakomodir produk UMKM Bulungan. Makanya saya sampaikan secara terbuka bahwa di Bulunga ada berbagai produk hasil UMKM yang memiliki kualitas sangat baik,”ungkapnya.

Menurutnya, produk olahan UMKM seperti coklat, amplang serta produk olahan serba ikan UMKM Tanjung Palas Timur diharapkan kedepan dapat terakomodasi di gerai Idomaret yang terdapat 21 titik di Bulungan.

“Tinggal bagaimana mewujudkan secara konkret bagaimana kerjasama ini bisa terealisasi. Saya akan follow up (menindaklanjuti) melalui dinas terkait dalam hal ini Disperindagkop,”katanya.

Baca Juga  Gelar Lomba Kreativitas Komunitas Belajar, Bupati: Guru Harus Melek Teknologi

Bupati memastikan berbagai produk yang dihasilkan UMKM Bulungan telah memiliki mutu dan standar kelayakan konsumsi. Baik dari segi kehalalan, higienisitas, termasuk dukungan berbagai kemudahan yang diberikan Pemda Bulungan untuk penerbitan izin Pangan Idustri Rumah Tangga (PIRT) maupun perizinan lainya.

“Saya rasa ada beberapa produk UMKM kita telah masuk gerai modern lain dan sudah memenuhi standar kelayakan produk olahan makanan, meskipun belum massif,”terangnya.

Selain itu upaya pelatihan untuk meningkatkan mutu serta kualitas produk UMKM Bulungan juga telah dilakukan oleh Pemda Bulungan melalui instansi terkait.

“Upaya pelatihan dan pembinaan pelaku UMKM juga telah dilakukan selama ini. Sehingga produk yang dihasilkan UMKM kita dapat tersertifikasi oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),”jelasnya.

Sehingga, kata bupati, produk yang dihasilkan terjamin keamananya dan bisa dipasarkan secara luas di wilayah Bulungan.

Baca Juga  Panen Varietas Padi Lokal di Desa Pejalin, Bupati Pastikan Jaminan Pasar Hasil Pertanian


“Sehingga kedepan bisa dipasarkan secara terbuka dan luas di wilayah Bulungan. Minimal, swalayan, Idomaret dan Alfamidi,”harapnya.

Disisi lain, Zidni Deputy Branc Manajer Administrasi PT Indomarco Cabang Samarinda usai menyerahkan bantuan paket nutrisi pada masyarakat di Aula Rumah Jabatan Bupati Bulungan.

Menyatakan dukunganya terhadap permintaan bupati Bulungan agar produk UMKM dapat masuk gerai Indomaret.


“Saat ini kita sudah kurasi (penilaian kelayakan) produk-produk UMKM Bulungan. Sudah di cek di tempat kami layak atau tidaknya. Syarat dasarnya harus memiliki PIRT, sertifikasi halal, termasuk kemasan itupun nantinya bisa kita arahkan,”ungkapnya.

Terkait apakah sudah ada produk UMKM Bulungan masuk gerai Idomaret. Zidni mengatakan baru sebatas produk telur dan buah hasil petani dan peternak Bulungan yang telah masuk gerai Indomaret.

“Sejauh ini produk telur dan buah dari Bulungan. Sedangkan produk olahan makanan masih dalam tahap seleksi ada sekitar 20 item yang masuk dan masih dalam proses kurasi,”jelasnya.

Baca Juga  Diresmikan, Bupati Ingatkan Kembali Sebut "Tugu Putri Lamlai Suri" bukan Telur Pecah

Ditanya terkait apa kelemahan produk UMKM lokal sehingga seringkali sulit masuk ritel modern. Salah satunya, menurut Zidni, sulitnya pelaku UMKM mendapatkan sertifikasi halal dari pemerintah pusat.


“Kelemahan produk lokal, pertama syarat halal, agak ribet UMKM sulit mendapatkan sertifikasi halal. Nunggu antrean cukup lama,”ujarnya.

Namun, Zidni mengakui beberapa produk olahan UMKM Bulungan memiliki kualitas cukup baik salah satu amplang.

“Saya semalam, nyoba amplang sini (produk UMKM Bulungan) dan rasanya enak. Amplang di Samarinda sudah masuk gerai kami dan ini sangat laku sekali,”katanya.

Zidni menambahkan, dirinya akan segera berkomunikasi dengan tim kurasi terkait hasil penilaian beberapa produk yang dimungkinkan masuk gerai Idomaret. (dsh/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait