Pemda Bulungan Dukung Pengembangan Agrokompleks di Long Buang

Redaksi

LONG BUANG, TANJUNGNEWS.COM– Pemkab melalui Dinas Pertanian terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan kawasan Agrokompleks di Desa Long Buang, Kecamatan Peso.

Program ini merupakan bentuk integrasi lintas subsektor pertanian, meliputi perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perikanan dalam satu kawasan terpadu.

Kegiatan pengembangan dilakukan di tanah kas desa seluas 5 hektar, hasil kerjasama antara Dinas Pertanian, Pemerintah Desa Long Buang, dan mitra strategis pembangunan, yakni Yayasan Konservasi Alam Nusantara, PT Gawi Plantation, Hutan Abadi Kalimantan Permai, serta IKANI.

Baca Juga  Bulan Depan Tarif Baru PDAM Bulungan Mulai Diberlakukan dari Rp 2.500 Menjadi Rp 3.500

Beragam komoditi telah dikembangkan di kawasan ini, antara lain kakao dan kopi, tanaman pangan seperti padi gogo, jagung hibrida, dan jagung manis, serta buah-buahan jangka pendek seperti semangka dan berbagai jenis sayuran. Tak hanya itu, pengembangan perikanan dan peternakan juga menjadi bagian integral untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa.

Melalui konsep agrokompleks, petani diharapkan dapat memperoleh penghasilan secara berkelanjutan — baik harian, mingguan, bulanan maupun tahunan — dari hasil panen berbagai komoditi yang ditanam secara terpadu.

Baca Juga  Pemkab Bulungan Hadiri Rakor Penetapan Karbon Biru Mangrove di Kaltara

Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penanaman buah-buahan unggul dan lokal setempat sebagai bagian dari program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Upaya ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, mitra swasta, dan masyarakat dalam meningkatkan tutupan lahan dan menjaga kelestarian lingkungan.

Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Risdianto, S.Pi., M.Si, serta para kepala perangkat daerah, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terjalin di Desa Long Buang

Selain pengembangan kawasan pertanian, kegiatan ini juga sejalan dengan program “Si Patuh Bulungan Hijau” atau Sinergi Pemantauan Tutupan Lahan untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan. Melalui program tersebut, Pemkab melaksanakan kegiatan penghijauan dengan pola rehabilitasi hutan dan lahan berbasis pelibatan pentahelix — pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media — demi menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan hidup.

Baca Juga  Pembangunan Jembatan Baratan dan Nyelung Tuntas Sebelum Akhir 2024

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat desa, sekaligus menjadi fondasi bagi terwujudnya Bulungan yang hijau, produktif, dan berkelanjutan.(red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait