‎KONI Bulungan “Tancap Gas”: 45 Cabor Siap Rebut Tahta Juara Umum Porprov II Kaltara!‎

Redaksi

BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM – Ambisi besar dipatok Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan dalam menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara.

‎Tak sekadar berpartisipasi, kontingen Bumi Tenguyun ini resmi memasang target tinggi, merebut tahta juara umum.

‎​Guna memuluskan ambisi tersebut, KONI Bulungan langsung “gaspol” dengan menggerakkan 45 cabang olahraga (Cabor) di bawah satu komando.

‎Ketua KONI Bulungan, Heru Rahmadi, menegaskan bahwa persiapan kali ini dilakukan secara masif dan terukur.

‎​Dalam rapat koordinasi yang digelar Selasa (7/4), Heru menyebut konsolidasi seluruh cabor bukan lagi sebatas formalitas di atas kertas.

‎”Sebanyak 45 cabor sudah kami kumpulkan. Ini bukan lagi wacana, tapi mulai bergerak serius,” tegasnya dengan nada optimistis.

‎Meski jadwal pelaksanaan di Kabupaten Malinau sudah melingkar di kalender pada September mendatang, persiapan teknis di tingkat provinsi sebenarnya masih menyisakan tanda tanya.

‎Hingga kini, Technical Handbook (THB) dari Panitia Besar (PB) Porprov belum juga turun ke meja pengurus daerah.

‎​Namun, Heru enggan menjadikan hal itu sebagai sandungan. Alih-alih menunggu dalam ketidakpastian, ia memilih menginstruksikan seluruh cabor untuk mencuri start persiapan.

‎”Kami tidak mau terlambat. Semua cabor tetap kami siapkan penuh, apapun keputusan (teknis) nanti,” imbuhnya.

‎Salah satu strategi kunci yang diusung Bulungan tahun ini adalah revitalisasi kekuatan lama. Sejumlah cabor yang sempat vakum alias “mati suri” kembali diaktifkan. Langkah ini diambil untuk memperlebar peluang pendulangan medali di berbagai lini.

‎​”Kami aktifkan kembali cabor yang sebelumnya vakum. Ini menjadi amunisi tambahan yang kami harapkan bisa mendongkrak perolehan medali secara signifikan,” jelas Heru.

‎​Secara komposisi, kontingen Bulungan bakal tampil dengan kekuatan penuh. Sebanyak 500 atlet terbaik disiapkan, didampingi oleh 200 pelatih dan ofisial.

‎Angka ini diklaim sebagai titik temu ideal antara kebutuhan teknis di lapangan dengan kemampuan anggaran daerah.

‎​Dengan mesin organisasi yang sudah panas, Bulungan kini tinggal menunggu waktu untuk membuktikan taringnya di Malinau.

‎Bagi mereka, juara umum bukanlah mimpi di siang bolong, melainkan target realistis yang harus diperjuangkan. “Target kami jelas, juara umum.

‎Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, itu bukan hal yang mustahil,” pungkasnya. (dsh/red)

Baca Juga  Pemprov Sosialisasi Aplikasi Srikandi, Dukung Transformasi Tata Kelola Arsip Digital

Bagikan

Tags

Berita Terkait