Kebakaran di Gang Baya Taka Malinau Kota: 65 Personel Damkar Diterjunkan, Penyebab Masih Diselidiki

Redaksi

TANJUNGNEWS.COM, MALINAU – Sebuah rumah milik Hajijah di Gang Baya Taka, RT 15, Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, ludes terbakar pada Rabu (7/10/2026) siang.

‎​Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.38 WITA. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Malinau bersama stakeholder terkait berhasil melokalisir api sehingga tidak merambat ke pemukiman sekitar.


‎​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Djito Wijaya, S.T., M.Si., menyatakan bahwa penanganan kejadian kebakaran atau kode 6.5 di lokasi tersebut berjalan lancar hingga proses pendinginan selesai.

‎​”Hari ini kami dari dinas pemadam beserta stakeholder yang lain menangani kebakaran di Gang Baya Taka RT 15. Kami mengerahkan sekitar 65 personel, tiga armada tembak, satu unit komando, dan satu unit suplai,” ujar Djito di lokasi kejadian.

Baca Juga  Empat Rekor MURI, Satu Jiwa Budaya: Malinau Tegaskan Diri Sebagai Pusat Seni Kalimantan untuk Indonesia

‎​Djito memastikan penanganan pada rumah terdampak telah tuntas tanpa memakan korban jiwa maupun merambat ke bangunan lain. Ia juga mengimbau warga Malinau untuk meningkatkan kewaspadaan di area pemukiman.

‎​”Harapan kami kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan listrik maupun alat-alat memasak. Jangan ditinggalkan saat digunakan agar tidak terjadi kebakaran,” tegasnya.

‎​Saksi Mata Sempat Dengar Ledakan

‎​Menurut keterangan saksi mata yang juga merupakan kakak ipar pemilik rumah, Agus Hamdani, api membesar sangat cepat dari arah belakang rumah.

‎​”Pertamanya saya di rumah lagi potong kuku, tiba-tiba dengar suara orang teriak ada kebakaran. Pas saya loncat keluar, lihat api sudah tinggi dan besar,” kata Agus.

Baca Juga  Bupati Launching Portal Satu Data Malinau: Percepatan Integrasi dan Transparansi Data

‎​Agus sempat berupaya masuk melalui pintu depan untuk menyelamatkan barang-barang di kios depan rumah, namun kepungan api dan suhu panas menahannya.

‎​”Saya mau masuk di depan pintu mau coba menolong, tapi tidak bisa karena api langsung menyerang. Pas mau ngambil barang di kios, kaca meledak dua kali. Akhirnya saya cuma bisa amankan tiga galon air, lalu teriak minta bantuan warga sekitar dan minta segera telepon pemadam,” lanjutnya.

‎​Respons Cepat dan Kendala Akses

‎​Laporan resmi Damkar Kabupaten Malinau mencatat informasi masuk via Call Center pada pukul 11.41 WITA dari seorang warga bernama Pak Doni.

Baca Juga  Diundang Jadi Narasumber Tempo, Sekda Ernes Jelaskan Esensi Irau Malinau Sebagai Simbol Persatuan

‎Petugas gabungan dari Sektor Induk, Barat, dan Utara langsung meluncur dua menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 11.47 WITA.

‎​Api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 14.00 WITA. Meski proses pemadaman berjalan tuntas, tim di lapangan sempat menghadapi kendala akibat akses gang yang sempit serta kepanikan warga sekitar.

‎​Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti timbulnya api masih dalam proses investigasi pihak kepolisian, walau dugaan awal menyebutkan api berasal dari area dapur.

‎Nilai total kerugian materil akibat musnahnya bangunan rumah tersebut masih dalam pendataan petugas.(dsh/red)

‎

‎

Bagikan

Tags

Berita Terkait