BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM – Pasca-musibah kebakaran yang menghanguskan bangunan Kantor Bupati Bulungan pada malam sebelumnya, Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., meninjau langsung lokasi kejadian pada pagi hari ini.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kaltara didampingi langsung oleh Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bulungan Risdianto, S.Pi.M.Si untuk melihat dari dekat kondisi fisik bangunan serta memastikan langkah-langkah penanganan berjalan dengan lancar.
Kepada awak media di lokasi kejadian, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menjelaskan bahwa proses pemadaman api telah dilaksanakan secara intensif sejak malam hari saat kejadian hingga pukul 12 malam.
Setelah api berhasil dikuasai, petugas di lapangan langsung melanjutkan dengan proses pendinginan area guna memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Kapolda menambahkan, pada pagi hari ini pihak kepolisian telah melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Guna mengungkap penyebab pasti dari peristiwa tersebut, Polresta Bulungan dan Polda Kaltara akan mendatangkan tim ahli khusus dari Jawa Timur.
Rencananya, proses olah TKP tersebut akan dibantu oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Jawa Timur yang dijadwalkan tiba besok pagi.
Terkait dampak dari insiden besar ini, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy memastikan bahwa tidak ada korban jiwa yang timbul akibat amukan si jago merah.
Sementara itu, mengenai kerugian material, pihak kepolisian belum bisa memberikan angka pasti karena proses pendataan aset masih terus berjalan.
Pihak kepolisian menyerahkan sepenuhnya penghitungan kerugian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan yang dipimpin oleh Sekda Bulungan untuk menghimpun aset-aset yang terdampak kebakaran.
Ketika dikonfirmasi mengenai kepastian hukum dan instansi yang menangani kasus ini, Kapolda menegaskan bahwa penanganan awal dan olah TKP tetap dilakukan secara prosedural oleh Polresta Bulungan.
Kendati demikian, seluruh proses penyelidikan ini dipastikan akan mendapatkan dukungan atau back-up penuh dari jajaran pimpinan Polda Kalimantan Utara.
Menutup keterangannya, Kapolda Kaltara meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi mengenai dugaan sementara penyebab kebakaran.
Pihak kepolisian akan menunggu hasil analisis dan kesimpulan resmi dari Tim Labfor Jawa Timur setelah mereka melakukan olah TKP bersama tim mapolda dan polresta setempat.
Untuk saat ini, fokus utama petugas adalah melakukan persiapan olah TKP dan mendata seluruh kondisi bangunan serta sarana yang terbakar. (dsh/red)





