TANJUNG SELOR, TANJUNGNEWS.COM – Bupati Bulungan, Syarwani, resmi membuka gelaran Tenguyun Fest 2026. Perhelatan ini menjadi salah satu agenda strategis dalam meramaikan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bulungan.
Mengusung tema “Tradisi Tanpa Batas”, festival tahun ini tidak hanya menyajikan kemeriahan hiburan semata, tetapi juga melibatkan 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal serta jajaran induk organisasi olahraga (Inorga) tradisional. Rangkaian acara turut disemarakkan dengan kirab peserta lomba yang menyedot perhatian masyarakat.
Bupati Bulungan Syarwani mengungkapkan bahwa Tenguyun Fest difungsikan sebagai wadah multipihak untuk menjaga kelestarian identitas daerah. Di saat yang sama, kegiatan ini menjadi instrumen pendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.
“Tenguyun Fest bukan sekadar ajang perayaan festival, melainkan ruang untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk menggerakkan ekonomi kreatif di Bulungan,” ungkapnya.
Integrasi antara tradisi, olahraga tradisional, kebudayaan, dan sektor UMKM dalam satu panggung festival diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong warga Bulungan sekaligus memajukan produk-produk lokal unggulan.
Di sisi lain, Ketua KORMI Bulungan, Adymas Putro Utomo, menambahkan bahwa keterlibatan Inorga dalam ajang ini bertujuan untuk membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap olahraga tradisional. Menurutnya, festival ini menjadi sarana efektif dalam membudayakan olahraga rekreasi di tengah masyarakat modern.
“Ajang ini tidak sekadar mempererat silaturahmi antarpegiat olahraga tradisional, tetapi juga menjadi fondasi untuk menjaring potensi atlet rekreasi daerah yang siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Adymas. (dsh/red)





