Menjaga Tane’ Olen Malinau: Saat Hukum Adat Jadi Benteng Tangguh Konservasi Alam

Redaksi

‎​MALINAU, TANJUNGNEWS.COM– Benteng kearifan lokal di Kabupaten Malinau kembali membuktikan keberhasilannya dalam menjaga kelestarian alam.
‎
‎Sungai Tane’ Olen (Tana Ulen) yang membentang di Desa Wisata Setulang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, hingga kini terus memancarkan pesona alaminya dengan alirannya yang sangat jernih dan ekosistem yang terjaga utuh.
‎
‎​Keberhasilan ini tak lepas dari ketegasan serta kedisiplinan perlindungan hukum adat yang diterapkan oleh Suku Dayak Kenyah Oma Lung.
‎
‎Area ini bahkan menjadi salah satu contoh percontohan nasional dalam hal konsistensi konservasi alam berbasis aturan adat.
‎
‎​Demi menjaga ekosistem perairan dari ancaman eksploitasi, masyarakat adat setempat telah menetapkan zona perlindungan ikan sepanjang 7,8 kilometer di Sungai Setulang.
‎
‎Jalur lindung ini membentang mulai dari batas Limbu pertama di ujung jalan hingga mencapai kawasan air terjun.
‎
‎​Di dalam radius tersebut, seluruh biota sungai mendapatkan perlindungan penuh. Aktivitas penangkapan ikan dalam bentuk apa pun baik memancing, menjala, hingga menembak ikan dilarang keras bagi siapa saja, baik masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.
‎
‎​Kawasan ekowisata Hutan Adat Tane’ Olen ini secara khusus menjadi habitat aman bagi tiga spesies ikan utama yang dilindungi ketat, yakni ikan Pelian, Bencayon, dan Salap.
‎
‎​Aturan adat ini tidak sekadar menjadi imbauan di atas kertas. Lembaga Adat Desa Setulang menjalankan pengawasan dengan sangat disiplin dan tanpa pandang bulu.
‎
‎Bagi siapa saja yang nekat melanggar atau kedapatan menangkap ikan di zona terlarang ini, dipastikan akan langsung dihadapkan pada Sidang Adat dan dijatuhi denda adat sesuai ketetapan yang berlaku.
‎
‎​Melalui ketegasan aturan adat Dayak Kenyah Oma Lung ini, Sungai Tane’ Olen tidak hanya sukses mempertahankan keasrian hutan dan kejernihan airnya, tetapi juga menjadi warisan ekologi yang terus terjaga hingga generasi mendatang.(dsh/red)

Baca Juga  Bukan Sekadar Lomba, Sekda Malinau Ingin MTQ Kaltara Jadi Ajang Silaturahmi ‎hingga Pemberdayaan UMKM Lokal

Bagikan

Tags

Berita Terkait