Kapolda Kaltara Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik Bersumpah Tindak Tegas Bandar Narkoba dan Judi‎

Redaksi

BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM– Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) yang baru menjabat dua minggu, Brigjen. Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si, menyampaikan komitmen tegas dan terbuka di hadapan para tokoh masyarakat, Bupati, serta jemaah usai pelaksanaan salat Jumat (23/10/26)
‎
‎Berbicara langsung di hadapan Bupati Bulungan dan tokoh masyarakat Bulungan, ia menegaskan sikap zero tolerance terhadap segala bentuk kejahatan narkotika dan perjudian di Bumi Benuanta.
‎
‎​Dengan nada bicara yang lugas dan penuh kehangatan khas kekeluargaan, Jenderal bintang satu berdarah Bugis ini membuka silaturahminya dengan memohon dukungan penuh dari masyarakat Kalimantan Utara yang ia sebut sebagai kampung halaman keduanya.
‎
‎​”Saya bersumpah, demi Allah Pak, tidak akan bekerja sama dengan pelaku narkotika, termasuk judi. Saya Kapolda baru di Kalimantan Utara, baru dua minggu Pak menjabat,” tegas Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik di hadapan para jemaah dan tamu undangan, termasuk unsur pimpinan daerah setempat.
‎
‎​Pengalaman Masa Lalu dan Komitmen Polisi Modern
‎
‎​Dalam pidatonya yang menyita perhatian publik tersebut, Kapolda Kaltara membagikan secarik kisah perjalanan kariernya di kepolisian.
‎
‎Ia menceritakan bahwa dirinya sempat beberapa kali dimutasi pada masa lalu hanya karena menjalankan tugas penegakan hukum secara tegas terhadap kasus perjudian dan pelanggaran hukum lainnya.
‎
‎​Kini, di bawah kepemimpinannya di Kaltara, ia melihat momentum tersebut sebagai panggilan untuk menegakkan profesionalisme secara total.
‎
‎​”Saya pernah dimutasi Pak, gara-gara nangkap judi zaman saya masih letnan dipindah,”kenangnya.
‎
‎Dijelaskan, saat itu dirinya masih berpangkat mayor, Kompol dipindah gara-gara nangkap pelaku tari-tarian erotis.
‎
‎Nah, sekarang saatnya polisi modern, polisi yang memang diperintah jika tidak melakukan justru akan dipindah.
‎
‎”Nah, kesempatan saya untuk membalas ketidak baikan pimpinan kami dulu terhadap diri saya, ini Pak saksi nih Allah, saya di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah!” ujarnya penuh penekanan.
‎
‎​Sanksi Tegas untuk Anggota yang “Nakal”
‎
‎​Tidak hanya menyasar para pelaku kejahatan di luar institusi, Kapolda Kaltara juga memberikan peringatan keras tanpa kompromi kepada internal jajarannya sendiri.
‎
‎Ia berjanji tidak akan segan-segan memproses hukum anggota kepolisian yang terbukti terlibat, membekingi, atau melindungi sindikat narkotika di wilayah hukum Polda Kaltara.
‎
‎​”Termasuk akan memproses anggota saya, jika mereka memang terbukti terlibat dan melindungi pelaku narkoba, Pak” tandasnya.
‎
‎​Meminta Peran Aktif Masyarakat dan Tokoh Adat
‎
‎​Menutup silaturahminya, Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, yang mengaku banyak memahami karakteristik wilayah Kaltara berkat bimbingan para orang tua dan tokoh masyarakat setempat, mengajak seluruh elemen warga untuk menganggap dirinya sebagai anak sekaligus saudara sendiri.
‎
‎Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan teguran maupun informasi jika mendapati kinerja kepolisian yang belum sesuai harapan.
‎
‎​”Mohon bapak-bapak menganggap saya selaku anak, selaku saudara, tegur kami jika ada yang kurang berkenan, termasuk dalam mengelola keamanan. Jika ada anggota kami yang masih nakal, tidak sesuai dengan harapan masyarakat, tolong kami diinformasikan… Sekali lagi mohon kami ditegur Pak jika ada yang kurang, dan mohon kami dibantu, diberi informasi,” pungkasnya (dsh/red)

Baca Juga  SMSI Kaltara Nilai Kerja Sama Media Tak Bisa Disamakan dengan Markup

Bagikan

Tags

Berita Terkait