BULUNGAN,TANJUNGNEWS.COM – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 sekaligus pembukaan Rapat Konsultasi (Rakon) PKK Kabupaten Bulungan Tahun 2025 digelar khidmat di Kantor Sekretariat PKK Kabupaten Bulungan, Jumat (14/11/2025). Acara diawali dengan pemaparan sejarah singkat lahirnya Gerakan PKK.
Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si hadir langsung bersama Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, Sekretaris Daerah Bulungan Risdianto, S.Pi., M.Si, unsur Forkopimda, serta OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang Gerakan PKK.
Dalam sambutannya, Bupati Syarwani menyampaikan ucapan selamat Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 sekaligus membuka secara resmi Rakon PKK Kabupaten Bulungan.
“Tema kita bicara SDM unggul. Ini bukan hanya tugas pemerintah daerah. Kami berharap PKK dapat berkontribusi dan bersinergi,” ujar Bupati Syarwani.
Ia menjelaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Bulungan tahun 2026 selaras dengan RPJMD 2024–2029 yang mengusung visi Berdaulat, Unggul, Pembangunan Hijau dan Berkelanjutan. Karena itu, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi titik fokus pembangunan daerah.
“Kalaupun ada 10 program PKK, tetapi harus ada titik fokusnya. Saya minta perumusan di kecamatan benar-benar menitikberatkan pada pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.
Bupati juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan PKK hingga tingkat desa. “Jangan hanya berhenti di kecamatan. Kalau tidak terbentuk sampai desa, program tidak bisa dieksekusi,” tegasnya.
Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat. Dalam sambutan tersebut ditegaskan perjalanan panjang Gerakan PKK yang telah berkembang dari home economics pada tahun 1957 menjadi gerakan nasional pada tahun 1972.
“Dengan 2,5 juta anggota PKK dan lebih dari 4,1 juta kelompok Dasawisma, PKK telah menjadi organisasi paling masif dalam mendukung program pemerintah,” bunyi sambutan tersebut.
PKK disebut telah sukses menjadi agen perubahan melalui program pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Gerakan PKK juga dinilai berperan strategis dalam mendukung 5 dari 8 Asta Cita pembangunan nasional.
Pemerintah menunjukkan komitmen kuat melalui penguatan regulasi seperti:
Perpres No. 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK. Permendagri No. 36 Tahun 2020 tentang pelaksanaannya dan Permendagri No. 18 Tahun 2018 tentang LKDD dan LAD
Meskipun demikian, data menunjukkan masih terdapat gap dukungan anggaran di sejumlah daerah. “Masih ada 22% kabupaten dan 17% kota yang belum mengoptimalkan pembinaan PKK,” disebutkan dalam sambutan itu. Selain itu, baru 46% desa di Indonesia yang menganggarkan pembinaan PKK melalui APBDes.
Dalam sambutan pusat yang dibacakan Sri Nurhandayani, beberapa arah fokus PKK ke depan disampaikan, antara lain: Program kerja komprehensif dan berkelanjutan selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan nasional.
Pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang untuk balita, ibu hamil, dan lansia. Peningkatan kapasitas kader PKK, termasuk penguatan teknologi, digitalisasi, dan literasi keluarga. Komitmen pada pembangunan berkelanjutan, melalui kemitraan dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.
Kegiatan HKG PKK ke-53 dan Rakon PKK Kabupaten Bulungan Tahun 2025 ini diharapkan memperkuat peran PKK dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan keluarga. “Kami berharap HKG ke-53 ini semakin memantapkan Gerakan PKK di Kabupaten Bulungan untuk terus bergerak bersama mewujudkan keluarga berdaya dan sejahtera,” ujar Martina Kilat menutup laporannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pleno pembahasan program kerja serta diskusi kelompok untuk merumuskan strategi PKK Bulungan tahun mendatang.
Di tempat yang sama, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Bulungan sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan, Martina Kilat, S.Sos, menyampaikan laporan kegiatan HKG PKK ke-53 dan Rakon PKK Tahun 2025. Tema tahun ini mengusung semangat besar: “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas.”
Martina menjelaskan bahwa tema ini menekankan pentingnya memperkuat sinergi Gerakan PKK sebagai pilar pemberdayaan keluarga menuju visi Indonesia Emas 2045.
Beberapa tujuan kegiatan meliputi, Memasyarakatkan Gerakan PKK sebagai gerakan pembangunan dari, oleh, dan untuk masyarakat. Meningkatkan pemahaman kader PKK tentang 10 Program Pokok PKK. Mendorong motivasi kader sebagai ujung tombak gerakan. Merumuskan rekomendasi strategis percepatan Gerakan PKK di Bulungan.
Rangkaian kegiatan HKG tahun ini meliputi pameran produk unggulan UP2K PKK dan UMKM Kabupaten Bulungan, pleno, serta diskusi kelompok dalam Rakon selama dua hari, 14–15 November 2025. Diperkirakan 150 peserta hadir mewakili TP PKK Kabupaten, kecamatan, dan OPD terkait. (DKIP_Bulungan)





