Pesantren Jadi Penjaga Azas Agama di Tengah Gempuran Modernisasi

Redaksi

RESMIKAN PESANTREN: Bupati Bulungan saat meresmikan Pondok Pesantren Ribaatul Al-Khairat di Desa Antutan Tanjung Palas, Jumat (29/12/2023).
RESMIKAN PESANTREN: Bupati Bulungan saat meresmikan Pondok Pesantren Ribaatul Al-Khairat di Desa Antutan Tanjung Palas, Jumat (29/12/2023).

BULUNGAN-TANJUNGNEWS.COM – Bupati Bulungan Syarwani.,S.Pd.M.Si menghadiri undangan Istigosah dan peresmian Pondok Pesantren Ribaatul Al-Khairat yang berada di Jalan Amd Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan, Jumat (29/12/2023).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita di pintu masuk pondok pesantren dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

“Selamat atas berdirinya Pondok Pesantren Ribaatul Al-Khairat semoga menjadi sarana syiar Islam di Bulungan dan dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah (akhlak yang terpuji) ,”kata bupati.

Baca Juga  Pererat Tali Silaturahmi ISSI Bulungan Gelar Buka Bersama dan Berbagi Ratusan Paket Takjil

Bupati berharap keberadaan pondok pesantren ini bisa memberi manfaat dan keberkahan bagi masyarakat di sekitarnya. Dirinya juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman, terutama degradasi moral kalangan generasi muda.

Menurutnya, melalui pesantren dapat melahirkan generasi bangsa yang agamis dan cinta tanah air dengan berpedoman pada nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga  270 Orang Diangkat Jadi P3K, Bupati: Jangan Ada Pengajuan Mutasi

“Dengan diresmikannya pesantren ini, harapan kita tentunya dapat melahirkan generasi bangsa yang agamis dan cinta tanah air dengan berpedoman pada nilai – nilai pancasila,”ucapnya.

Lebih lanjut, kata bupati, pesantren adalah salah satu wadah untuk menjaga azas agama di tengah gempuran modernisasi.

“Ditengah gempuran modernisasi dan globalisasi, pesantren menjadi salah satu wadah untuk menjaga azas – azas keagamaan ditengah masyarakat kita,”tambahnya.

Baca Juga  Serahkan LKPJ Tahun 2023, Bupati: Membangun Bulungan Tanggungjawab Kolektif Kita Semua

Bupati menerangkan, sakah satu cara agar generasi muda kita tidak terjerumus penyelahgunaan obat terlarang, narkoba, minuman keras dan seks bebas adalah dengan memperkuat ilmu agama.

“Diharapkan dengan adanya pondok pesantren dapat membentengi generasi muda kita dengan ilmu agama,” katanya.

Kegiatan peresmian pesantren yang dibarengi dengan kegiatan Istigosah tersebut berlangsung khidmat dan meriah (dsh/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait