Buya Yahya: Cara Efektif Cinta Rasulullah, Biasakan Diri dengan Sunnah

Redaksi

Prof. KH. Yahya Zainul Ma'arif, LC., M.A., Ph.D atau lebih dikenal Buya Yahya, bersama Bupati Bulungan Syarwani saat mengisi ceramah di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor.
Prof. KH. Yahya Zainul Ma'arif, LC., M.A., Ph.D atau lebih dikenal Buya Yahya, bersama Bupati Bulungan Syarwani saat mengisi ceramah di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor.

BULUNGAN-TANJUNGNEWS.COM – Gelaran tabligh akbar dengan tema “Malam Cinta Rasul” yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan, dengan menghadirkan penceramah Prof. KH. Yahya Zainul Ma’arif, LC., M.A., Ph.D atau lebih dikenal Buya Yahya pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah, dihadiri rastusan umat muslim bertempat di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Selasa (16/1/2024).

Hadir dalam tabligh akbar tersebut, Bupati Bulungan, Syarwani.,S.Pd.M.Si mengucapkan terimakasih pada Buya Yahya serta rombongan yang berkenan hadir di Tanjung Selor.
“Dengan memanjatkan puji syukur di awal Bulan Rajab kita kedatangan guru kita Buya Yahya Zainul Ma’arif. Bulan rajab adalah bulan mulia salah satu kemuliaanya adalah diperingatinya Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad.SAW,”ungkap bupati.

Baca Juga  Kegiatan TMMD ke 119, Selaras dengan 15 Program Prioritas Bulungan

Menurutnya, sesuai dengan tema tabligh akbar “Malam Cinta Rasul” harapanya dengan ceramah yang disampaikan oleh guru kita Buya Yahya semakin menambah kecintaan kita terhadap baginda Rasululah.SAW.
“Semoga semakin erat rasa persatuan dan kesatuan ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Bulungan serta mendapat berkah dan rahmat Allah SWT,”harapnya.

Dalam materi ceramahnya, Buya Yahya menyampaikan salah satu cara paling efektif menumbuhkan cinta pada Rasulullah salah satunya dengan membiasakan diri dengan Sunnah nabi.
“Kita harus menjalani rutinitas kita dengan lebih khusuk dan penuh keseriusan dalam mengingat Rasulullah. Dalam setiap tindakan, seperti makan, tidur, berpakaian, dan lainnya,”ungkapnya.
Kedua, bersholawat kepada Rasulullah, salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam islam. Ketiga, membaca sejarah nabi. Dengan memahami kehidupan, prilaku dan tindakan beliau, kita akan semakin dekat dengan Rasulullah.
Keempat, menyadari hikmag untuk umat nabi. Dalam ceramah Buya Yahya, beliau mengajak kita untuk memahami esensi peran dan tanggung jawab kita sebagai umah Nabi Muhammad SAW.
“Kita harus memiliki kesadaran mendalam, bahwa setiap individu umat ini memiliki hubungan spriritual yang erat dengan baginda Rasulullah SAW. Bukan sekadar seorang pemimpin dalam sejarah tapi sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari,”pungkasnya. (red)

Baca Juga  Pemkab Siapkan Rp 15 M, Bangun Stadion Mini Tanjung Palas

Bagikan

Tags

Berita Terkait