Gelar Lomba Kreativitas Komunitas Belajar, Bupati: Guru Harus Melek Teknologi

Redaksi

Bupati Bulungan mengunjungi salah satu stan inovasi para guru dalam pengajaran dikelas.
Bupati Bulungan mengunjungi salah satu stan inovasi para guru dalam pengajaran dikelas.

BULUNGAN-TANJUNGNEWS.COM– Dalam rangkaian peringatan hari pendidikan nasional tahun 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan menggelar kegiatan lomba kreativitas komunitas belajar jenjang SD/MI dan SMP/MTS tahun 2024 dengan mengundang 26 gugus sekolah se-Kabupaten Bulungan, bertempat di halaman Kantor Bupati Bulungan, Senin (6/5/2024).

Kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah serta pimpinan perangkat daerah Kabupaten Bulungan.
Membuka kegiatan tersebut Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd.M.Si sangat mengapresiasi gelaran acara tersebut yang merupakan pertama kalinya digelar lomba kreativitas antar gugus sekolah se-Kabupaten Bulungan.


“Saya mengapresiasi Dinas Pendidikan yang menggelar kegiatan ini di halaman kantor Bupati. Karena halaman ini terbuka untuk siapa saja seluruh perangkat daerah, termasuk seluruh komunitas yang ada di Kabupaten Bulungan,”ungkapnya.

Baca Juga  Ini Dia Poin Penting yang Harus Kamu Bawa Sebelum ke TPS 14 Februari 2024

Kegitan hari ini merupakan hasil pembicaraan antara bupati dengan Kadisdikbud Bulungan setahun yang lalu, menyampaikan terdapat banyak gugus sekolah di Kabupaten Bulungan. Bagaimana mengumpulkan 26 gugus sekolah dalam satu momen kegiatan namun harus ada dikompetisikan antar gugus.


“Mudahan lomba krativitas hari ini bagian dari peningkatan kompetensi sekaligus kompetisi antar gugus se-Kabupaten Bulungan. Yang bermuara pada peningkatan kreativitas serta inovasi pengajaran para guru yang tentunya meningkatkan mutu pendidikan anak didik kita,”terangnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan gambaran semangat kita dalam memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus Kabupaten Bulungan.

Baca Juga  RSUD Bulungan, Rencana Siapkan Bangsal Khusus Caleg Depresi


“Memajukan dunia pendidikan bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, namun tanggungjawab kita bersama. Bicara tentang pendidikan adalah bicara jangka panjang, mungkin anak, SD, SMP yang kita didik hari ini 10 hingga 20 tahun yang akan datang baru akan kita lihat hasilnya,”jelasnya.

Sehingga, jika pondasi yang kita bangun hari ini keliru bagaimana anak-anak kita bisa menghadapi era kompetisi yang semakin terbuka saat ini.

Meski demikian bupati sangat bersyukur dan mengapresiasi dengan terbentuknya 26 gugus sekolah se-Kabupaten Bulungan merupakan bagian dari inovasi pendidikan yang tidak ditemui di semua wilayah di Indonesia.

Baca Juga  BNPB Ingatkan Bupati Bulungan, Ancaman Bencana Hidrometeorologi Basah di Awal Tahun


“Keberadaan gugus ini merupakan bagian dari inovasi pendidikan, tidak semua wilayah di Indonesia menerapkan ini. Kita harus berbeda dalam membangun SDM anak-anak kita. Terutama para guru dan pengajar jangan sampai Gaptek (Gagap Teknologi) harus melek teknologi,”tegasnya.

Termasuk kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) selama ini dalam memenuhi media pembelajaran terus mengikuti perkembangan zaman terutama dalam bidang teknologi pengajaran.


“Mudahan dengan komitmen merdeka belajar banyak lahir pemikiran inovatif dan bisa menjadi jawaban dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan di Kabupaten Bulungan. Para guru kita harus bisa menjdai kontributor solusi dalam dunia pendidikan,”harapnya.(dsh/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait