Lomba Stand Desa HUT Bulungan: Desa Ujang Raih Juara Pertama, Tampilkan Keunggulan Lokal di Kebun Raya Bundayati‎

Redaksi

PENILAIAN: Tim juri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) saat melakukan pemantauan 74 stand desa pada momentum HUT Bulungan di Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor.
PENILAIAN: Tim juri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) saat melakukan pemantauan 74 stand desa pada momentum HUT Bulungan di Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor.


‎BULUNGAN,TANJUNGNEWS.COM – Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bulungan ke 64 dan Kota Tanjung Selor ke 235 tahun yang dipusatkan di Kebun Raya Bundayati semakin semarak dengan keikutsertaan 74 stand desa se Kabupaten Bulungan.

‎Stand desa menampilkan berbagai potensi dan kreativitas, dengan mengusung tema besar HUT Bulungan, “Bulungan Berdaulat, Unggul dan Berkelanjutan”.

‎​Setelah melalui proses penjurian ketat, Desa Ujang berhasil meraih predikat Juara Pertama. Disusul oleh Desa Antutan sebagai Juara Kedua, dan Desa Mara di posisi Juara Ketiga.

‎​Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulungan, Drs. Sigit Raharjo, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme dan inovasi yang ditunjukkan oleh seluruh desa peserta.

‎​”Lomba stand desa ini merupakan wadah nyata bagi 74 desa di Bulungan untuk memamerkan produk unggulan dan kearifan lokal. Partisipasi yang masif ini menunjukkan semangat ‘Bulungan Berdaulat, Unggul dan Berkelanjutan’ benar-benar diimplementasikan hingga ke tingkat desa,” ujar Drs. Sigit Raharjo.

‎​Ia menjelaskan bahwa kriteria penilaian yang diterapkan sangat komprehensif, meliputi: ​Kesesuaian Tema HUT Bulungan: “Bulungan Berdaulat, Unggul dan Berkelanjutan”. ​Produk Lokal yang dipamerkan (keaslian dan kualitas).
‎​Keindahan dan Kebersihan stand.
‎​Desain Stand (tata letak dan daya tarik visual) ​kreativitas dalam penyajian dan interaksi.

‎​”Desa Ujang, Antutan, dan Mara menunjukkan keunggulan yang menonjol dalam hampir seluruh kriteria, terutama pada inovasi produk lokal dan interpretasi tema,”jelasnya.

‎Selain itu, Sigit berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus menggali dan mengembangkan potensi masing-masing.

‎​Lomba stand ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga menjadi panggung ekonomi kerakyatan, di mana produk-produk UMKM desa dapat diperkenalkan secara luas kepada masyarakat Bulungan.(Adv)

Baca Juga  Tutup Rangkaian Hari Jadi Bulungan 2025, Bupati Syarwani Tekankan Penguatan UMKM dan Pelestarian Budaya Lokal

Bagikan

Tags

Berita Terkait