BULUNGAN,TANJUNGNEWS.COM – Kegiatan Training of Trainer (TOT) Pendamping Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang berlangsung sejak 21 hingga 24 Oktober 2025 resmi ditutup hari ini.
Acara penutupan yang diselenggarakan di Aula Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bulungan, Drs. Sigit Raharjo.

Kegiatan TOT ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara DPMD Bulungan dengan mitra strategis daerah, yakni Bulungan Institute for Research and Empowerment (IRE) Yogyakarta dan Yayasan Pioner Bulungan.
Dalam sambutannya, Sigit Raharjo menekankan jika tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas teknis para pendamping desa dalam menyusun perubahan RPJMDes.
Peningkatan kapasitas ini menjadi sangat krusial menyusul terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.
”Hal ini menjadi penting seiring dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, yang membawa sejumlah penyesuaian terhadap tata kelola perencanaan pembangunan desa, termasuk penyesuaian masa jabatan Kepala Desa,” ujar Sigit.
”Para pendamping harus memahami secara mendalam regulasi terbaru dan mekanisme teknisnya agar proses perencanaan di desa berjalan sesuai aturan,” tambahnya.
Pada akhir acara, dilakukan penyerahan penghargaan kepada peserta pendamping terbaik selama mengikuti kegiatan TOT.
Hasil penilaian, Juara 1 diraih oleh pendamping dari Desa Long Pelban. Juara 2 diraih oleh pendamping dari Desa Bumi Rahayu. Juara 3 diraih oleh pendamping dari Desa Tanah Kuning.
Keberhasilan TOT ini diharapkan dapat menjamin kualitas penyusunan perubahan RPJMDes di Kabupaten Bulungan.
Memastikan rencana pembangunan desa selaras dengan semangat dan ketentuan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Desa terbaru.(red)





