Gaet Investor Singapura, Gubernur Kaltara Tawarkan Proyek Bandara KIHI hingga PLTS

Redaksi

PRESENTASI: Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. mengajak perusahaan asal Singapura, Jo-An Group PTE LTD, untuk berinvestasi di Bumi Benuanta.
PRESENTASI: Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. mengajak perusahaan asal Singapura, Jo-An Group PTE LTD, untuk berinvestasi di Bumi Benuanta.

JIMBARANTANJUNGNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus melebarkan sayap demi menjaring investasi skala internasional. Terbaru, Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. mengajak perusahaan asal Singapura, Jo-An Group PTE LTD, untuk berinvestasi di Bumi Benuanta.

Penawaran peluang investasi strategis tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Zainal saat bertemu dengan Presiden Jo-An Group, Peter Tan Chong Yew, beserta jajaran manajemen dan tim teknis di Platinum Hotel Jimbaran, Bali, Jumat (17/7/2026). Pertemuan ini turut didampingi oleh Sekretaris DPMPTSP Kaltara, Rahman Putrayani.

Baca Juga  Sejalan dengan Kurikulum Merdeka, Gubernur Minta Guru Berinovasi

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memaparkan sejumlah sektor potensial di Kaltara, mulai dari infrastruktur, energi terbarukan, layanan kesehatan, hingga industri berbasis sumber daya alam seperti perikanan, peternakan, perkebunan, dan pariwisata.

Salah satu proyek infrastruktur utama yang disodorkan adalah pembangunan bandara baru untuk menopang Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi.

“Bandara ini diproyeksikan untuk memasok logistik dan angkutan orang bagi proyek KIHI di Tanah Kuning–Mangkupadi. Keberangkatan jamaah haji juga kelak bisa dari bandara ini,” ujar Zainal.

Baca Juga  RAPBD 2026, Fokuskan Program Prioritas Untuk Masyarakat

Tak hanya infrastruktur penerbangan, Pemprov Kaltara turut menawarkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dinilai memiliki prospek pasar hingga tingkat regional.

“Untuk PLTS, listriknya berpotensi dipasarkan hingga ke Malaysia dan Brunei Darussalam,” tambahnya.

Menanggapi paparan tersebut, Jo-An Group yang bergerak di bidang bahan bakar, minyak dan gas, mineral, kontraktor, serta penyedia peralatan industri menyambut positif penawaran Pemprov Kaltara. Kedua belah pihak sepakat melanjutkan ke tahap pembahasan teknis, terutama terkait rencana pembangunan bandara dan PLTS.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Hadiri FGD Bersama Ombudsman

Melalui penjajakan ini, Pemprov Kaltara berharap dapat merealisasikan investasi baru yang mampu memperkuat konektivitas wilayah, menjaga ketahanan energi, serta memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(dkisp)

Bagikan

Tags

Berita Terkait