Kirab Merah Putih 2.026 Meter Semarakkan Peringatan Kemerdekaan di Kaltara

Redaksi

TANJUNG SELOR, TANJUNGNEWS.COM – Pagi itu, Merah Putih tidak hanya berkibar di tiang bendera. Ia membentang panjang, dibawa ratusan orang menyusuri jalan Kota Tanjung Selor. Sepanjang 2.026 meter kain Merah Putih menjadi bagian dari semangat kemerdekaan yang masih terasa di Bumi Benuanta.

Dari kawasan Kodim 0903/Bulungan, ratusan peserta bergerak menuju Tugu Cinta Damai, Sabtu (29/8). Ada anggota TNI dan Polri, organisasi masyarakat, pemuda, hingga siswa-siswi SMA dan SMK yang berjalan bersama membawa satu simbol yang sama “Merah Putih”.

Baca Juga  Kerjasama Pemprov Kaltara dan UT, Komitmen Tingkatkan Pendidikan Tinggi Hingga Pelosok Negeri

Kirab tersebut dilepas langsung Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Komandan Kodim (Dandim) 0903/Bulungan, Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol.

Kegiatan yang diinisiasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltara itu mengusung tema “Hidup Bersama Harus Dijaga, Damai Kita Sepanjang Masa.”

Tema tersebut terasa semakin kuat ketika ratusan peserta dari berbagai latar belakang berjalan dalam satu barisan. Tidak ada perbedaan seragam atau kelompok yang menjadi jarak. Semua bertemu dalam semangat yang sama untuk merawat persatuan.

Baca Juga  7 OPD Lowong Pemda Bulungan Segera Terisi

Gubernur Zainal mengapresiasi semangat masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kirab tersebut. Baginya, kegiatan seperti ini menjadi cara sederhana untuk menjaga semangat kebangsaan tetap hidup setelah peringatan 17 Agustus.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah ikut dengan semangat. Saya juga mengapresiasi KNPI dan semua pihak yang sudah membantu kegiatan ini,” kata Zainal.

Baca Juga  Rapat Finalisasi Sosek Malindo, Pemprov Rangkum Masalah Banjir Hingga Jalan Lintas Negara

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Tugu Cinta Damai. Tempat yang menjadi tujuan kirab itu seolah mempertegas pesan yang dibawa sepanjang perjalanan, bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang menjaga kehidupan bersama agar tetap damai.

Merah Putih pun terus membentang. Dari langkah ratusan peserta, semangat kemerdekaan kembali diingatkan bahwa persatuan adalah sesuatu yang harus terus dirawat, bukan hanya setiap 17 Agustus, tetapi setiap hari. (dkisp)

Bagikan

Tags

Berita Terkait