Upaya Pemkab Bulungan Tingkatkan Produktivitas Perikanan; Salurkan Berbagai Bantuan, Pemberian Pelatihan, hingga Pemetaan Potensi

Redaksi

BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM – Bupati Bulungan Syarwani menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan tangkap dan budi daya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, seperti pelatihan kecakapan, pemberian bantuan alat tangkap, dan pemetaan potensi perikanan. “Kami sangat serius dalam membina para nelayan, baik melalui pemberian bantuan alat tangkap, mesin perahu, dan peningkatan kompetensi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikat Kecakapan Nelayan (SKN), dan pelatihan-pelatihan lainnya,” ujar bupati dalam siaran pers.

Baca Juga  Peringatan Hari Anak Nasional ke 41, Bupati Syarwani: Jangan Ada Kekerasan dan Diskriminasi Dunia Pendidikan

Tiap tahun, Pemkab Bulungan mengalokasikan dana signifikan untuk sektor perikanan. Dengan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan.

Seperti di antaranya, rogram pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, program pengelolaan perikanan budi daya, hingga untuk pengelolaan perikanan tangkap.

“Semenjak 2022, kami konsisten mengalokasikan bantuan untuk sektor perikanan guna meningkatkan produktivitas,” kata Syarwani.

Ia juga memberikan pesan penting kepada para nelayan mengenai kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku. “Pastikan untuk tidak menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan seperti setrum atau racun. Kepatuhan ini penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perikanan,” tutur Syarwani.

Baca Juga  Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Kawasan Ekonomi Baru, Bupati Bulungan Apresiasi Terobosan PT PKN

Selain itu, ia meminta agar bantuan yang diberikan oleh Pemkab Bulungan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), maupun kementerian dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. “Jangan sekali-kali menjual bantuan tersebut. Rawat dan manfaatkan sebaik mungkin,” pesannya.

Syarwani juga menekankan pentingnya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para nelayan. Oleh karenanya, kata dia, Pemkab Bulungan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memfasilitasi pembuatan NIB bagi para nelayan tanpa memungut biaya.

Baca Juga  Tingkatkan Layanan, PDAM Bulungan Segera Bertransformasi ke Layanan Digital

Pemkab Bulungan juga memperhatikan aktivitas budi daya perikanan, termasuk budi daya udang windu, ikan lele, gurame, dan ikan patin yang merupakan komoditas unggulan daerah. “Luas lahan budi daya air tawar mencapai sekitar 70 hektar (ha), sementara tambak mencapai 70.000 ha,” jelas Syarwani. (*/adv)

Bagikan

Tags

Berita Terkait