Kampanye Gemarikan Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pencegahan Stunting di Bulungan

Redaksi

BULUNGAN, tanjungselor.id – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Bulungan terus diperkuat melalui pelatihan dan edukasi gizi masyarakat. Termasuk asupan protein. Di mana diketahui, ikan merupakan sumber protein yang tinggi.

Atas hal ini, sebagai salah satu upaya mencegah stunting, Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulungan menyelenggarakan kampanye Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN).

Ketua TP PKK Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani, S.Pd. mengatakan, stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah kita. Padahal, Bulungan memiliki kekayaan sumber pangan bergizi seperti ikan yang luar biasa potensial dan mudah diperoleh.

Baca Juga  IIDI Dukung Tugas-tugas Kemanusiaan Dokter

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memaksimalkan potensi ikan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali keterampilan dalam mengolah ikan menjadi menu sehat, bergizi, dan disukai anak-anak.

“Kita ingin mendorong para kader PKK, kader Posyandu, dan pengelola kantin sekolah agar mampu menyajikan olahan ikan yang menarik, sehat, dan dapat meningkatkan minat makan anak, terutama dalam rangka pencegahan stunting sejak dini,” jelasnya.

Baca Juga  Dukung Kepastian Investasi, Pemkab Bulungan Kebut Tuntaskan RDTR

Sri Nurhandayani juga mengapresiasi sinergi lintas sektor antara Dinas Perikanan dan TP PKK yang telah menyelenggarakan pelatihan pengolahan pangan berbahan ikan. Menurutnya, edukasi gizi tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

“Kami di PKK akan terus mendukung program-program gizi berbasis keluarga, termasuk melalui edukasi dalam 10 Program Pokok PKK, khususnya di bidang kesehatan, pangan, dan keterampilan hidup,” tambahnya.

Baca Juga  ‎Pengaspalan Jalan Tanjung Palas - Salimbatu Tahap III Capai 10.120 Meter

Ia berharap semangat para peserta tidak berhenti pada pelatihan ini saja, namun juga dapat diteruskan dengan penerapan nyata di lingkungan masing-masing, baik di rumah, posyandu, maupun sekolah. “Mari kita bersama-sama wujudkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (adv)

Bagikan

Tags

Berita Terkait