BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM — Bupati Bulungan Syarwani memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi dan kreativitas para guru yang tergabung dalam Komunitas Belajar (Kombel). Ia menilai kolaborasi tenaga pendidik ini merupakan motor utama dalam menggerakkan transformasi pendidikan di Kabupaten Bulungan.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Komunitas Belajar bersama kepala sekolah, pengawas, serta pengurus Kombel se-Kabupaten Bulungan.
Acara yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan, Tanjung Selor, ini juga menjadi bagian dari rangkaian Apresiasi Lomba Kreativitas Komunitas Belajar jenjang SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2026, Kamis (5/11/26)
Dalam arahannya, Syarwani menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua sektor pilar untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Ia juga mengingatkan pentingnya peran sekolah dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkotika.
”Kalau ingin menghancurkan Kabupaten Bulungan, tidak perlu dengan senjata. Cukup hancurkan anak-anak sekolah hari ini. Itu berarti kita sedang menghancurkan masa depan daerah,” tegas Syarwani.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti salah satu inovasi menarik karya guru di Bulungan, yakni pemanfaatan barang-barang sederhana seperti sendok plastik, dinamo, kabel, dan lampu untuk merakit turbin penghasil energi terbarukan. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa kreativitas mengalahkan keterbatasan fasilitas mahal.
Ia pun mendorong agar seluruh inovasi tersebut dihimpun ke dalam sebuah buku kumpulan media pembelajaran, sehingga bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya.
Mengakhiri pemaparannya, Syarwani berharap semangat kolaborasi para guru terus tumbuh tanpa melupakan akar budaya daerah. “Anak-anak kita harus maju secara intelektual, tetapi jangan sampai kehilangan identitas sebagai masyarakat Bulungan dengan segala keberagaman dan kebudayaan yang kita miliki,” pungkasnya (dsh/red)





