BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM – Rangkaian acara Festival Sungai Kayan 2026 resmi ditutup pada Sabtu malam (17/10/26).
Penutupan kegiatan yang menjadi bagian dari Peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-236 dan Kabupaten Bulungan ke-66 tersebut berlangsung semarak di depan Dermaga VIP Kayan I, Tanjung Selor, sekitar pukul 20.00 WITA.
Momen penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah dan piala kepada para pemenang lomba balap dayung yang telah berlaga selama beberapa hari terakhir.
Rangkaian peringatan ulang tahun daerah telah bergulir sejak 8 Oktober lalu. Diawali dengan ziarah ke makam mantan Bupati Bulungan dan Makam para Sultan Bulungan di Kecamatan Tanjung Palas pada 9 Oktober, hingga puncak kemeriahan Festival Sungai Kayan yang berlangsung dari 14 hingga 17 Oktober 2026.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa Festival Sungai Kayan bukan sekadar hajat Pemkab Bulungan semata, melainkan pesta rakyat milik seluruh masyarakat Bulungan.
Festival ini menjadi langkah nyata dalam merawat serta melestarikan tradisi dan budaya warisan Kesultanan Bulungan.
”Sungai Kayan adalah anugerah sekaligus wadah pemersatu masyarakat kita,” ujar Syarwani usai menutup acara.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Bulungan, TNI, Polri, serta masyarakat yang senantiasa menjaga keamanan, kedamaian, dan sportivitas selama festival berlangsung.
Tak hanya menyajikan atraksi budaya dan olahraga air, Festival Sungai Kayan juga terbukti memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) yang signifikan bagi pelaku usaha lokal, sektor perhotelan, hingga industri konveksi.
Syarwani menyebutkan, sedikitnya ada 200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari sisi Tanjung Selor maupun Tanjung Palas yang memeriahkan gelaran ini.
Dikatakan, berdasarkan data transaksi selama pelaksanaan festival (14–17 Oktober 2026), perputaran uang tercatat mencapai Rp 2,354 miliar.
Melihat besarnya dampak positif terhadap pelestarian budaya dan perekonomian warga, Bupati Syarwani memastikan bahwa Festival Sungai Kayan akan kembali digelar pada tahun 2027 mendatang.
Lomba balap dayung tahun ini mempertandingkan 6 kategori (Kelas 20, 30, dan 50 untuk putra dan putri) yang diikuti oleh kontingen dari berbagai wilayah di Bulungan, seperti Tanjung Selor Hilir, Tanjung Rumbia, Tanjung Palas Hilir, Lebong, Bulu Perindu, Antutan, Salimbatu, hingga Teras Nawang.
Berikut daftar lengkap para juaranya:
🏆 Kategori Kelas 20
20 Putri:
Juara 1: Mandau / GPS (Tanjung Selor Hilir)
Juara 2: Ngencabat (Tanjung Rumbia)
Juara 3: Bujo Pusaka (Tanjung Rumbia)
Juara Harapan 1: Teras Nawang
20 Putra:
Juara 1: Sumpit 22 (Lebong)
Juara 2: Petarung 57 (Bulu Perindu)
Juara 3: Tempuling Pusaka (Tanjung Palas Hilir)
Juara Harapan 2: Tim ADS (Salimbatu)
🏆 Kategori Kelas 30
30 Putri:
Juara 1: Petarung (Bulu Perindu)
Juara 2: Mandau X Baracuda WG999
Juara 3: Tuwou (Antutan)
Juara Harapan 1: Bujo Pusaka 02
30 Putra:
Juara 1: Ular Lidi (Tanjung Palas Hilir)
Juara 2: Ayau Panglima (Tanjung Palas Hilir)
Juara 3: Bujo Pusaka 02 (Tanjung Rumbia)
Juara Harapan 1: Seriang Bersatu (Gunung Seriang)
🏆 Kategori Kelas 50
50 Putri:
Juara 1: Demokrat Bisa (Tanjung Rumbia)
Juara 2: Baracuda B-Man WG999 (Tanjung Selor Hilir)
Juara 3: Tuwou (Antutan)
Juara Harapan 1: Uyau I’ut (Teras Nawang)
50 Putra:
Juara 1: Merpati (Lebong)
Juara 2: Ular Lidi (Lebong)
Juara 3: Demokrat
Juara Harapan 1: Ayau Panglima.
(dsh/red)





