๐Ÿ‘ ๐๐จ๐ฅ๐ข๐ฌ๐ข ๐‹๐š๐ฆ๐ฉ๐ฎ๐ง๐  ๐“๐ž๐ฐ๐š๐ฌ ๐ƒ๐ข๐ญ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ค ๐’๐š๐š๐ญ ๐†๐ž๐ซ๐ž๐›๐ž๐ค ๐‰๐ฎ๐๐ข ๐’๐š๐›๐ฎ๐ง๐  ๐€๐ฒ๐š๐ฆ

Redaksi

TANJUNGNEWS.COM – Tiga anggota kepolisian Polres Way Kanan tewas saat menggerebek lokasi sabung ayam, Senin (17/3), di Kampung Karang Manik, Kec. Negara Batin, Kab. Way Kanan, Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengonfirmasi peristiwa tersebut. Dari tiga korban tewas, salah satunya adalah Kapolsek Negara Batin IPTU Lusiyanto.

Kemudian, dua orang lainnya yakni Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib. Mereka tewas dengan luka tembak di bagian kepala. Menurut Yuni, ketiganya ditembak oleh orang tak dikenal.

Baca Juga  Bayi Laki-Laki Terbungkus Kresek Dibuang di Teras Rumah Warga RT 52

“Benar terjadi peristiwa penembakan dengan kronologis yakni 17 personel Polri Polres Way Kanan mendatangi tempat sabung ayam, saat di TKP langsung ditembaki oleh orang tak dikenal sehingga 3 personel gugur dalam tugas,” katanya, Senin (17/3).

Saat ini kata dia, ketiga jenazah anggota tersebut tengah dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan proses autopsi.

Baca Juga  Terancam UU Cipta Kerja, Dua Penimbun BBM Subsidi di Kaltara Resmi Jalani Proses Hukum

“Jenazah sedang dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi dan kini Kapolda menuju TKP dan kini kita fokus mengamankan anggota yang lain,” lanjut dia.

Dari informasi yang beredar, sabung ayam yang digerebek tersebut diduga milik oknum TNI. Saat dikonfirmasi, Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami informasi yang beredar.

Baca Juga  Viral Aksi Begal Bertopeng di Sekatak, Polisi Tegaskan: Belum Ada Laporan Korban!

“Bahwa informasi yang ada sedang dalam proses penyelidikan penyidikan lebih lanjut di lapangan,” ujar Eko saat dikonfirmasi.

Eko mengatakan apabila ada keterlibatan oknum TNI dalam insiden tersebut, pihaknya akan menjatuhkan sanksi kepada oknum tersebut.

“Kita pastikan akan ada sanksi-sanksi yang diberikan. Terkait tentang isu yg sedang berkembang, dimohon untuk menunggu konfirmasi hasil penyelidikan/investigasi lebih lanjut,” paparnya.(red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait