April Ekseskusi Fisik, 10 Kecamatan di Bulungan Jadi Prioritas Infrastruktur

Redaksi

BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bulungan, Adriani, S.T., M.AP, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tahun 2026 tidak hanya terfokus pada kawasan perkotaan tapi mencakup seluruh wilayah Bulungan.

‎Menurut Adrian, Kabupaten Bulungan memiliki cakupan wilayah yang luas, terdiri dari 10 kecamatan serta 74 desa, sehingga perhatian pembangunan jalan harus menyentuh kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

Baca Juga  Tangani Cepat Kerusakan Jalan, PUPR Bulugan Gunakan Metode Aspal Dingin

‎“Kalau hanya fokus pada jalan poros di perkotaan, tentu itu masih kurang. Justru kegiatan yang paling banyak kita fokuskan berada di wilayah 10 kecamatan, terutama kawasan koridor barat dan wilayah hulu,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, sejumlah wilayah yang menjadi perhatian antara lain Tanjung Palas Barat, Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas Utara, hingga Sekatak.

Baca Juga  Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Kawasan Ekonomi Baru, Bupati Bulungan Apresiasi Terobosan PT PKN

‎Selain jalan poros, pembangunan juga menyasar jalan lingkungan yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

‎Adrian menyebutkan, pada tahun 2026 ini setiap kecamatan minimal akan mendapatkan penanganan sekitar 10 ruas jalan.

‎Beberapa proyek prioritas di wilayah hulu juga telah disiapkan, termasuk peningkatan dan pengaspalan jalan di Bukit Ilanun dan Mara Hilir.

‎Saat ini, kata dia, sebagian besar kegiatan masih berada dalam tahap proses pengadaan barang dan jasa, sementara beberapa paket pekerjaan juga sudah mulai berproses menuju kontrak.

Baca Juga  Pesantren Jadi Penjaga Azas Agama di Tengah Gempuran Modernisasi

‎“Insya Allah, setelah Lebaran, paling tidak mulai bulan April, kegiatan fisik sudah bisa kita laksanakan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap, percepatan pembangunan jalan ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat hingga ke pelosok kecamatan.(adv/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait