Bulungan Terima 374 Mahasiswa KKN UBT Disebar ke 27 Desa

Redaksi

FOTO BERSAMA: Bupati Bulungan foto bersama dengan ratusan mahasiswa KKN UBT angkatan ke 20 Tahun 2024 di Gedung Bepekot Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jl Kolonel H Soetadji, Tanjung Selor Senin (10/6/2024)
FOTO BERSAMA: Bupati Bulungan foto bersama dengan ratusan mahasiswa KKN UBT angkatan ke 20 Tahun 2024 di Gedung Bepekot Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jl Kolonel H Soetadji, Tanjung Selor Senin (10/6/2024)

BULUNGAN-TANJUNGNEWS.COM- Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si menyambut sekaligus melepas 374 mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) di Gedung Bepekot Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di Jl Kolonel H Soetadji, Tanjung Selor Senin (10/6/2024)


Dalam sambutanya Bupati menyampaikan, agar program pembelajaran dan pemberdayaan pada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan para mahasiswa dapat sejalan dengan 15 program prioritas pembangunan Kabupaten Bulungan.


Sekitar 374 mahasiswa UBT dibagi menjadi 27 kelompok akan melaksanakan KKN di 27 desa di wilayah Bulungan.

Mereka termasuk bagian dari 1.337 mahasiswa UBT yang tahun ini melaksanakan KKN di 98 desa di wilayah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Baca Juga  Bulungan Jadi Tolok Ukur Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara


Diingatkan, melalui KKN para mahasiswa dapat menyesuaikan program kegiatan dengan dinamika, karakteristik dan perkembangan masyarakat setempat. Serta menggali potensi yang ada untuk dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.

Bupati berharap, para mahasiswa dapat menjalani kegiatan KKN dengan penuh semangat dan jiwa pengabdian yang tinggi agar memberi kemanfaatan pada masyarakat.


“Peran kampus (akademisi) sangat penting dalam memberikan dukungan dan merusmuskan kajian strategis termasuk konsep program pembangunan yang dijalankan di Kabupaaten Bulungan,”terangnya.


Menurutnya, komitmen Kabupaten Bulungan menerapkan program pembangunan berkelanjutan bukan hanya sebuah retorika atau wacana. Namun dapat dilihat implementasinya secara nyata melalui beberapa program strtategis yang dijalankan salah satunya program Tranfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Bulungan Hijau.

Baca Juga  Buya Yahya: Cara Efektif Cinta Rasulullah, Biasakan Diri dengan Sunnah


“Salah satu dari 15 program prioritas yang dijalankan adalah TAKE yang sudah kita eksekusi selama 2 tahun terakhir. Bahkan alokasi anggaran yang kita siapkan tahun ini meningkat dari tahun lalu sekitar Rp 5 Miliar,”jelasnya.


Bahkan, kata Bupati dari 5 kabupaten kota di Kaltara, hanya Bulungan yang sangat serius menjalankan program TAKE.


“Artinya apa Bulungan sangat konsen dan berkomitmen menyangkut isu pembangunan keberlanjutan dan isu hijau,”tegasnya.


Bupati juga berpesan pada mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di wilayah Bulungan. Agar menyesuaikan dengan dinamika lokasi maupun kultur masyarakat yang menjadi tempat KKN.


“Teman-teman mahasiswa tentu memiliki pola hidup yang berbeda-beda, ketika nanti melihat pemandangan desa atau wilayah di Bulungan yang masih serba terbatas atau bahkan blank spot (tidak ada jaringan seluler). Harus dapat menyesuaikan (beradaptasi), karena Bulungan memiliki wilayah cukup luas dengan letak geografis yang berbeda-beda,”katanya.

Baca Juga  Tahun Ini Pemda Bulungan, Gelontorkan Rp 14 M Bangun Sport Centre Tanjung Palas


Namun bupati memastikan, Pemerintah Daerah melalui perangkat desa, baik kecamatan, kelurahan hingga level terkecil dalam lingkup pemerintahan. Hadir dan berusaha semaksimal mungkin menghadirkan pembangunan dari berbagai aspek kehidupan masyarakat Bulungan.


“Kami tidak bisa menfikan, bukan berarti pemerintah daerah, pemerintahan desa, tidak hadir. Saya pastikan dari 74 pemerintahan desa di Bulungan berusaha semaksimal mungkin menghadirkan pembangunan diwilayahnya,”tuntasnya (dsh/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait