BULUNGAN,TANJUNGNEWS.COM– Momentum bersejarah Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan Kabupaten Bulungan ke-65 tahun 2025, semakin diperkaya dengan hadirnya karya literasi dari Komunitas Gerakan Menulis Aktif (GEMA) Bulungan.
Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam setelah menerima langsung buku Antologi berjudul “Kisah Kami di Tanah Tenguyun dan Pengabdian di Ujung Borneo” dari Komunitas GEMA Bulungan, di Kebun Raya Bundayati, Rabu (15/10/25).

Dikatakan, jika karya ini bagian dari refleksi semangat hari jadi Bulungan tahun ini yang mengusung tema “Bulungan Berdaulat, Unggul dan Berkelanjutan.”
“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi terbitnya buku antologi ini. Kontribusi dari GEMA Bulungan ini membuktikan bahwa semangat berdaulat itu tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kekayaan intelektual dan literasi warganya,” ujar Bupati Syarwani.
Ia menambahkan, judul buku “Kisah Kami di Tanah Tenguyun” menjadi dokumen penting yang merekam jejak pengabdian dan cerita-cerita otentik dari Kabupaten Bulungan.
”Buku ini adalah jendela bagi generasi mendatang untuk memahami sejarah, kearifan lokal, dan tantangan yang telah dihadapi masyarakat Bulungan. Ini adalah bagian dari upaya kita mewujudkan Bulungan yang unggul melalui sumber daya manusia yang literat dan berdaya saing,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Syarwani juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan hari jadi ini sebagai momen refleksi dan penguatan kolaborasi.
“Mari kita lanjutkan karya dan pengabdian kita untuk Bulungan tercinta. Kontribusi sekecil apa pun, seperti tulisan yang terkumpul dalam buku ini, adalah pondasi kuat menuju Bulungan yang berkelanjutan,”ujarnya.
Ditempat yang sama, Nur Hamid S,Pd ketua GEMA Bulungan mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor.
“Dirgahayu Kabupaten Bulungan ke-65 dan Kota Tanjung Selor ke-235. Mari bersama, kita ukir masa depan Bumi Tenguyun yang lebih baik dengan meningkatkan literasi dan karya tulis,” ucapnya.
Penyerahan buku ini, kata Nur Hamid menjadi salah satu kontribusi kecil Komunitas GEMA untuk ikut bersama membangun Kabupaten Bulungan.(dsh/red)





