Bupati Bulungan Optimistis TAKE 2024 Sukses, Alokasi Anggaran Ditambah Jadi Rp 5 Miliar

admin

Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd,.M.Si memberi arahan pada seluruh kepala desa yang hadir, dalam kegiatan sosialisasi penilaian mandiri, kompetisi Transfer Anggaran Berbasis Ekologi (TAKE) Bulungan Hijau Tahun Anggaran 2024.
Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd,.M.Si memberi arahan pada seluruh kepala desa yang hadir, dalam kegiatan sosialisasi penilaian mandiri, kompetisi Transfer Anggaran Berbasis Ekologi (TAKE) Bulungan Hijau Tahun Anggaran 2024.

Tanjungnews.com – Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd. M.Si optimistis program Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE) tahun 2024 akan sukses. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme seluruh desa di Kabupaten Bulungan untuk mengikuti program tersebut.

Pada tahun 2023, program TAKE telah dialokasikan sebesar Rp 4 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 desa berhasil memperoleh insentif tambahan anggaran.

“Dari evaluasi yang disampaikan untuk TAKE tahun 2023 terserap sekitar 50 persen dari alokasi Rp 4 miliar untuk 34 desa dari 74 desa. Artinya masih ada sekitar Rp 2 miliar yang tersisa,” ungkap Bupati Syarwani, Selasa (31/10).

Baca Juga  Bulungan Komitmen Merawat Masyarakat Multikultur

Dalam kegiatan sosialisasi penilaian mandiri kompetisi TAKE Bulungan hijau tahun anggaran 2024, Bupati Syarwani memastikan bahwa program TAKE tidak membebani dan tidak ada kewajibaan untuk mengalokasikan anggaran dari ADD maupun DD.

“Program ini (TAKE) dialokasikan oleh Pemda Bulungan, dan tidak sedikitpun mengurangi jatah ADD maupun DD yang dikelola oleh desa. Sebenarnya tinggal teknis pelaksanaan di lapangan berkaitan dengan tata kelola kawasan dan lingkungan hijau di setiap desa,” tegasnya.

Baca Juga  Festival Literasi Kaltara 2023 Hadirkan Farel Prayoga dan Doorprize

Bupati berharap, kegiatan sosialisasi yang dilakukan juga menjadi sarana evaluasi bagi semua pihak. Karena TAKE menjadi salah satu program prioritas dan menjadi tolak ukur kinerja pemerintah daerah.

“Tidak semua daerah di Kalimantan Utara memiliki komitmen seperti program TAKE Bulungan hijau, bahkan ada yang membebankanya pada dana desa. Jadi untuk TAKE 2024 dipersilahkan para kepala desa berkompetisi merebutkan alokasi anggaran tersebut,” urainya.

Bupati juga mengingatkan bahwa indikator keberhasilan pembangunan desa tidak hanya dilihat dari perbaikan kantor desa, semenisasi, gapura, pagar pemukiman dan lain sebagainya yang bersifat fisik. Tapi juga pembangunan lingkungan yang sehat, ketersediaan bak sampah, sanitasi dan lain sebagainya.

Baca Juga  Januari Penyebrangan Ferry Ancam – Tarakan Kembali Beroperasi

“Ini merupakan komitmen saya sebagai kepala daerah. Sehingga tiap kepala desa tentu harus bertanggungjawab mendukung dan melaksanakan program ini agar berhasil di wilayahnya,” katanya.

Secara teknis, kata bupati, desa yang selama ini belum memenuhi kriteria penilaian TAKE akan dilakukan pendapingan khusus. “Saya berharap seluruh desa di Kabupaten Bulungan mengikuti kompetisi pendanaan melalui TAKE ini,” pungkasnya.

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan komentar