BULUNGAN,TANJUNGNEWS.COM – Anggota Komisi VII DPR RI, Rahmawati Zainal Paliwang menghadiri final Festival Sungai Kayan 2025 dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kabupaten Bulungan, di Dermaga Pelabuhan VIP Kayan I Tanjung Selor pada Rabu (8/10/25).
Dalam kesempatan tersebut, Rahmawati Zainal sangat mendukung gelaran balap perahu dayung Festival Sungai Kayan 2025.
“Saya sangat mendukung kegiatan pesta rakyat, pesta budaya balap perahu dayung terutama di Kalimantan Utara yang geografisnya memiliki banyak sungai,”ucapnya.
Dirinya berharap kegiatan balap perahu dayung dapat dilaksanakan setiap HUT Bulungan maupun HUT Provinsi Kaltara bahkan momen lainya.
“Bila perlu setiap ada di HUT Bulungan maupun HUT Provinsi Kaltara atau momentum lainya bisa diadakan olahraga balap perahu dayung seperti ini,”ujarnya.
Komisi VII DPR RI Dukung Tradisi Budaya Lokal
Dikatakan Rahmawati, dirinya berharap Festival Sungai Kayan dapat terkenal seperti layaknya Festival Pacu Jalur di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.
“Ketika rutin dilaksanakan saya ingin semua mengenal Festival Sungai Kayan seperti Pacu Jalur di Riau. Tapi dengan ciri khas budaya Kaltara,”ulasnya.
Lomba perahu dayung merupakan budaya leluhur yang tidak boleh kita tinggalkan, malah kita akan jadikan sebagai pusat perhatian wisata.
“Kita punya wisata kebudayaan, karena sekarang undang-undang, pariwisata lebih mengedepankan kearifan lokal. Minimal kalau bisa setiap momen tertentu Festival kebudayaan lebih sering dilakukan,”harapnya.
Atraksi budaya seperti tarian,lomba perahu dayung, balap speedboat dan lainya sangat menarik antusias masyarakat.
”Masyarakat juga senang karena wisata murah meriah, wisata rakyat,”katanya.
Perputaran Ekonomi Meningkat Pesat
Selain itu dengan adanya pusat keramaian masyarakat seperti ini juga akan meningkatkan pendapatan UMKM dan perputaran ekonomi kerakyatan.
“Contohnya dalam tiga hari ini saya dapat informasi dari pak Asisten, estimasi perputaran uang di UMKM kita sampai Rp 470 juta, bukan main semua mendapat dampak positifnya,”ujarnya.
Selain itu dirinya mendorong agar balap perahu dayung Festival Sungai Kayan dapat masuk dalam calendar of event Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
“Saya mendorong jangan hanya saat HUT Bulungan saja diadakan (balap perahu dayung). Kedepan saya berharap, bisa setahun bisa 4 kali event serupa bila perlu kita bisa upayakan, agar kebudayaan bergandengan dengan wisata,”pungkasnya (dsh/red)





