Dari Sape ke Gitar Listrik! Uyau Moris dan Slank Hidupkan Semangat Bhinneka di Festival IRAU ke-11

Redaksi

MALINAU,TANJUNGNEWS.COM – Pembukaan Festival Budaya IRAU ke-11 dan HUT Kabupaten Malinau ke-26 berlangsung spektakuler, Selasa siang (07/10/25), di Lapangan Padan Liu’ Burung, Malinau.

Salah satu momen paling berkesan adalah kolaborasi spesial antara musisi lokal Uyau Moris dengan band legendaris Slank.

Uyau Moris, yang dikenal luas sebagai maestro alat musik tradisional sape Dayak, tampil memukau di atas panggung dengan lantunan khasnya yang lembut namun bertenaga. Suara sape berpadu harmonis dengan irama rock khas Slank, menciptakan nuansa etnik modern yang memukau ribuan penonton.

Baca Juga  Konsultasi Publik RKPD 2027, Wempi: Jangan Bangun Kota Saja, Desa Juga Prioritas

Kolaborasi ini menjadi simbol perpaduan antara kearifan lokal dan musik nasional, menandai semangat keberagaman yang diusung Festival IRAU tahun ini bertema “Negeri Sang Pengendali Air.”

Puluhan ribu penonton memenuhi area Lapangan Padan Liu’ Burung, bersorak dan bernyanyi bersama saat Slank melantunkan tiga lagu hits mereka, diiringi petikan sape yang menambah sentuhan budaya Kalimantan dan pada malam harinya Slank akan manggung kembali.

Baca Juga  ‎Ini Strategi Pemda Malinau Agar TPP ASN Tak Terpotong, Meski Dana Transfer Daerah Turun Drastis di 2026

Festival Budaya IRAU ke-11 akan berlangsung selama 20 hari ke depan, menampilkan beragam atraksi budaya, parade etnik, hingga pameran UMKM lokal. (red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait