Tahun Shio Naga Kayu, Tahun Perubahan Potensi dan Peluang

Redaksi

Ilustrasi Shio Naga Kayu, Tahun 2024 berbeda dari tahun sebelumnya ketika dunia dilanda wabah Covid-19, tahun 2024 ini lebih ambisius dan memiliki energi positif. Foto (Int)
Ilustrasi Shio Naga Kayu, Tahun 2024 berbeda dari tahun sebelumnya ketika dunia dilanda wabah Covid-19, tahun 2024 ini lebih ambisius dan memiliki energi positif. Foto (Int)

TANJUNGNEWS.COM- Menurut kalender Cina, Shio merupakan salah satu dari dua belas tanda zodiak yang melambangkan karakteristik dan ramalan untuk individu.

Setiap tahun memiliki Shio yang berbeda, serta unsur yang melengkapi karakteristiknya. Tahun 2024 adalah sebagai Tahun Naga Kayu, yang merupakan kombinasi antara Shio Naga dan unsur Kayu dalam astrologi Tionghoa.

Dilansir dari laman website Bandung.go.id Shio Naga Kayu di 2024 ini membawa peluang kepemimpinan dan refleksi diri. Naga dapat mengantisipasi periode yang membawa prestasi besar dan kesempatan untuk pertumbuhan pribadi yang signifikan. 

Selain itu naga adalah simbol kekuatan, kehormatan dan kekuasaan dalam kebudayaan China yang sampai saat ini dapat dilihat melalui astrologi asal China yaitu shio yang muncul dalam urutan ke-5.

Sedangkan, unsur kayu melambangkan pertumbuhan, kelenturan, dan kepedulian terhadap benda-benda di alam.

Seperti pohon yang tumbuh menjulang, kayu mewakili gagasan untuk menjadi sesuatu yang lebih besar dan menyesuaikan diri dengan situasi baru.

“Tahun Naga Kayu 2024 menjadi tahun perubahan baru yang penuh potensi dan peluang,” kata Pembina Vihara Tanda Bakti, Tan Tjong Boe, seperti yang dikutip dari laman tersebut.

Tan mengatakan, berbeda dari tahun sebelumnya ketika dunia dilanda wabah Covid-19, tahun 2024 ini lebih ambisius dan memiliki energi positif. Karena tahun ini shio naga dengan unsur kayu yang menunjukkan sisi inovatif dan kreatif.

Sejarah Shio:

Dilansir dari Antara shio bermula dari gabungan antara pengamatan tentang alam, perhitungan dan pemahaman filosofis bernama shio.

Dosen program studi Cina Universitas Indonesia Adi Kristina Wulandari menjelaskan bahwa ada beberapa asal-usul mengenai lahirnya shio.

Salah satu versi yang paling populer adalah legenda mengenai kaisar langit yang mengadakan lomba antar hewan.

“Mitosnya itu bahwa 12 hewan yang kemudian jadi shio itu kan diundang kaisar ya. Mereka lomba lari yang kemudian sampai di garis finish (akhir) itu ada urutannya,” kata dia.

Selain itu ada versi lain tentang awal mula shio yang berasal dari Bazi, konsep astrologis kuno China yang erat dengan perhitungan digabung dengan filosofi budaya Cina yakni san jiau.

Kemudian kisah tersebut diceritakan secara turun temurun dan menjadi satu keyakinan di masyarakat Tionghoa.

Bazi itu sendiri merupakan empat pilar langit yaitu air, api, logam, kayu dan tanah lantas dikalikan dua sesuai dengan sifat negatif serta positif dari tiap batang langit. Kemudian dikombinasikan dengan 12 cabang bumi yang menghasilkan 12 hewan tersebut. Sehingga bazi bisa menentukan karakter, sifat, dan lainnya.(red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait