Dalam Sehari KPH Tarakan, Berjibaku Padamkan 3 Titik Api di Lahan Gambut

Redaksi

KERJA KERAS: Meski keterbatasan SDM serta peralatan pemadaman namun soliditas UPTD KPH Tarakan tidak diragukan bahkan saat terjadi kebakaran semua petugas turun langsung ke lapangan. Foto: KPH Tarakan
KERJA KERAS: Meski keterbatasan SDM serta peralatan pemadaman namun soliditas UPTD KPH Tarakan tidak diragukan bahkan saat terjadi kebakaran semua petugas turun langsung ke lapangan. Foto: KPH Tarakan

TARAKAN-TANJUNGNEWS.COM- Meski telah memasuki hari ketiga penanganan kebakaran lahan gambut di wilayah Binalatung Kelurahan Kampung 1 Skip Tarakan Tengah belum sepenuhnya tuntas.

Hal tersebut disampaikan, Edi Sulianto, Koordinator Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdal Karhutla) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan.

“Titik api masih berkisar pada area yang sebelumnya menjadi lokasi fokus pengendalian. Yakni di area sekitar kawasan milik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang sarana pendukung industri pembekuan biota air lainnya (udang),”ungkapnya, Rabu (31/1/2024).

Baca Juga  Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Masyarakat Miskin, Pemprov Gratiskan Sambungan Daya Listrik PLN

Selain itu, Brigdal Karhutla KPH Tarakan juga menindaklanjuti laporan titik api di wilayah Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara.

“Total ada 3 titik api yang ditangani pada hari ini. Dua titik api di wilayah Binalatung, Kampung 1/Skip dan satu titik api lagi di wilayah sekitar Sungai Maya, Juata Laut,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Polisi Kehutanan Muda.

Baca Juga  Dapat Hibah Ventilator, Bupati Harapkan Layanan RSUD dr. Soemarno Sostroatmodjo Terus Meningkat

Dirinya menjelaskan, teknik pemadaman yang diterapkan masih mengandalkan peralatan mekanik dan semi mekanik yang dimiliki KPH Tarakan.

“Belum ada perlakuan khusus untuk memadamkan kembakaran di area gambut yang terbakar. Namun, kami menerapkan pemadaman intensif dengan memastikan area gambut yang terbakar dibasahi untuk menjaga kelembaban sehingga bara api yang tersisa akan berkurang,”jelasnya.

Selajutnya, pada area lain yang menjadi potensi penyulut api di sekitar area yang terbakar juga akan dibasahi agar tidak menyebar.

Baca Juga  Menang Gugatan, Caleg Nasdem Kembali Masuk DCT

Mengingat kemampuan yang ada sekaligus bentuk soliditas, nyaris seluruh sumber daya manusia (SDM) yang ada di KPH Tarakan. Turut memberikan dukungan pada upaya pengendalian kebakaran gambut di wilayah tersebut.

Termasuk, Kepala UPTD KPH Kota Tarakan, Ridwanto Suma yang turun tangan mendatangi lokasi kebakaran sekaligus memberikan arahan dan memantau secara langsung pelaksanaan kegiatan pengendalian kebakaran lahan.(*/tim/dsh/red)

Bagikan

Berita Terkait