TANJUNG PALAS, TANJUNGNEWS.COM– Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., secara resmi membuka Festival Bulungan Hibot (Handal, Inovatif, Berbudaya, Unggul, dan Tangguh) yang berpusat di Taman Budaya Tanjung Palas, Jumat (3/7/26).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 3 hingga 4 Juli 2026 ini, menjadi panggung besar bagi pelestarian kearifan lokal sekaligus ruang kreativitas bagi generasi muda di Bumi Tenguyun.
Dalam sambutannya, Bupati Syarwani memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP) Bulungan Leni Ernalina, S.E., M.Si., beserta seluruh jajarannya.
Menurut Bupati, festival ini merupakan sebuah gebrakan dan inovasi nyata DKOP Bulungan.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor, perwakilan Dandim 0903/Bulungan, perwakilan Kapolresta Bulungan, para staf ahli, asisten, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan.
Serta Ketua Lembaga Adat Bulungan sekaligus tokoh Kesultanan Bulungan, Dr. H. Datuk Buyung Perkasa, juga menambah kesakralan acara tersebut.
Bupati menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Bulungan adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari.
Namun, ia mengingatkan agar kemajuan tersebut tidak membuat masyarakat, khususnya di Tanjung Palas, kehilangan identitas diri dan kearifan lokalnya.
Kegiatan yang mengedepankan aspek kolaborasi multi-sektor tersebut, juga menggandeng Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Bulungan serta berbagai unsur komunitas seni guna menghidupkan kembali khazanah tradisional.
Festival Hibot ini dinilai sebagai cerminan perpaduan antar-suku budaya yang dikemas apik untuk menggali potensi kearifan lokal seni, budaya, dan olahraga tradisional warisan leluhur.
Bupati menjelaskan bahwa pelestarian warisan budaya ini juga telah diintegrasikan ke dalam dunia pendidikan melalui program muatan lokal oleh Dinas Pendidikan.
Melalui festival ini, generasi muda dan komunitas seni didorong untuk terus menampilkan kreativitas terbaiknya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Syarwani juga memberikan tugas khusus kepada Kepala DKOP Bulungan.
Dalam minggu ini, Pemkab Bulungan berencana mengundang seluruh pencinta seni dan budaya untuk membentuk kelembagaan resmi yang diberi nama Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Bulungan.
Wadah ini diproyeksikan sebagai tempat bersatunya generasi muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mengawal kelestarian budaya lokal.
Sementara itu, Kepala DKOP Bulungan, Leni Ernalina, S.E., M.Si., menambahkan bahwa Festival Bulungan Hibot 2026 dimeriahkan oleh berbagai macam perlombaan yang menyedot antusiasme ratusan peserta.
Tercatat, lomba mewarnai diikuti oleh 60 peserta, lomba Rangking 1 Tingkat Madya diikuti 100 peserta, lomba fotografi diikuti 21 peserta, serta ajang fun race diikuti oleh 38 peserta.
Selain perlombaan, kegiatan ini juga melibatkan para pelaku UMKM dan berbagai komunitas seni budaya yang ada di Bulungan.
Leni Ernalina berharap, melalui event strategis ini, pariwisata di Bulungan bisa semakin menggeliat.
Selain melestarikan seni budaya sebagai identitas daerah, festival ini juga ditargetkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta mengenalkan lebih luas destinasi wisata andalan daerah, salah satunya Wisata Gunung Putih.(dsh/red)





