Ketua DPRD Bulungan Riyanto: Penanaman Pohon Bodhi Simbol Nyata Harmoni Manusia dan Alam

Redaksi

BULUNGAN,TANJUNGNEWS.COM – Momentum Hari Raya Trisuci Waisak 2570 BE/2026 di Kabupaten Bulungan tidak hanya khidmat dengan ritual keagamaan, tetapi juga diwarnai aksi nyata peduli bumi.

Hal ini ditunjukkan lewat aksi penanaman Pohon Bodhi yang diinisiasi oleh Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MBTI) Kabupaten Bulungan di kawasan Kebun Raya Bundahayati, Tanjung Selor.

Aksi hijau yang penuh makna ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, S.Sos, bersama Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si. Kehadiran dua unsur pimpinan daerah ini menjadi simbol kuat dukungan pemerintah dan legislatif terhadap kelestarian lingkungan sekaligus harmoni lintas umat beragama di Bulungan.

Baca Juga  Penyegaran Birokrasi Bumi Benuanta, Ketua DPRD Kaltara Saksi Pelantikan Puluhan Pejabat Pemprov

Pohon Bodhi: Simbol Kebijaksanaan dan Harmoni Alam

Dalam tradisi Buddha, Pohon Bodhi memegang nilai sakral sebagai lambang kedamaian, kebijaksanaan, dan harapan. Namun dalam aksi kali ini, makna tersebut meluas menjadi pesan universal tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan alam sekitar.

Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif religius yang berdampak ekologis ini. Ia menegaskan bahwa perayaan hari besar keagamaan sudah sepatutnya membawa dampak sosial yang nyata bagi daerah.

Baca Juga  Dikukuhkan Gubernur, BPKP Akan Perkuat Pengawasan dan Akuntabilitas Pemerintahan

“Penanaman Pohon Bodhi ini adalah bentuk konkret kepedulian umat terhadap alam. Kita berharap semangat Waisak tidak berhenti pada seremoni ibadah saja, tetapi juga terus menginspirasi kita semua untuk menjaga Bulungan agar tetap hijau, lestari, dan harmonis,” ungkap Riyanto kepada Tanjungnews.com.

Menanam Hari Ini untuk Masa Depan Bulungan

Legislator asal Bumi Tenguyun ini juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah yang pesat harus diimbangi dengan komitmen menjaga ekosistem. Menurut Riyanto, keseimbangan alam adalah warisan terbaik yang harus dipersiapkan untuk generasi Bulungan di masa depan.

Baca Juga  Konsistensi PAD Bulungan Terus Meningkat, Ditunjang dari Berbagai Sektor yang Terus Dimaksimalkan

“Pembangunan daerah tidak boleh mengorbankan lingkungan. Apa yang kita tanam hari ini adalah investasi kehidupan untuk anak cucu kita esok hari. Keseimbangan ekosistem wajib kita jaga bersama,” tambah politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini.

Senada, kegiatan penanaman pohon di paru-paru kota Tanjung Selor ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan masyarakat. Aksi kolektif ini mempertegas pesan bahwa menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Bulungan bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen warga demi mewujudkan masa depan yang berkelanjutan. (adv/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait