SALIMBATU, TANJUNGNEWS.COM – Musibah kebakaran kapal kembali terjadi di perairan Kabupaten Bulungan.
Sebuah speedboat penumpang Sekatak AAA Kaltara rute Tanjung Selor – Tarakan mendadak terbakar saat melintas di perairan SP 5 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kamis (6/8/26) siang.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo mengatakan, insiden terjadi sekitar pukul 11.15 wita di perairan Sungai Kayan tepatnya daerah SP 5 Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden mencekam tersebut.
Sebanyak 26 orang penumpang beserta kru kapal dipastikan selamat setelah sang motoris dengan sigap mengambil tindakan darurat.
Dikatakan Aipda Hadi Purnomo, speedboat berkapasitas 76 penumpang dengan mesin 4 \times 250 HP tersebut bertolak dari Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor menuju Pelabuhan SDF Tengkayu I Tarakan sekitar pukul 10.20 WITA.
Speedboat saat itu membawa 25 orang penumpang. Namun, sekitar pukul 11.15 WITA, saat melintas di perairan Desa Salimbatu, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) menyadari ada kejanggalan. Fasilitas pendingin udara (4 unit AC) dan media hiburan (2 unit TV) di dalam kabin mendadak mati total.
”ABK sempat memeriksa saklar listrik di bagian belakang kapal dan tidak menemukan kendala. Namun, saat mengecek bagian generator set (genset), api rupanya sudah menyala dan membesar,” ujarnya.
Mengetahui adanya titik api, motoris berinisial AS langsung memerintahkan 3 orang ABK untuk melakukan pemadaman menggunakan 4 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Sayang, kobaran api terlalu cepat membesar dan gagal dijinakkan.
Melihat kondisi yang kian mendesak, motoris langsung mengambil keputusan krusial dengan mengarahkan kapal menepi ke tepi sungai untuk mengevakuasi seluruh penumpang secara darurat.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari Genset Merk Silent (Solar) warna hijau berkapasitas 8.000 Watt yang berada di atas kapal. Api kemudian menyambar dan merembet ke Genset merk Ryu (Bensin) 7.500 Watt yang berada di dekatnya hingga membakar bagian kapal.
Seluruh penumpang yang terdiri dari:
23 orang Dewasa
2 orang Anak-anak
1 orang Balita
beserta para ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa ada korban jiwa maupun luka berat.
Sebagian penumpang yang berhasil dievakuasi langsung melanjutkan perjalanan ke Kota Tarakan menggunakan speedboat Limex Manora yang melintas di jalur tersebut.
Situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali. Pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerugian materiil akibat musibah ini. (dsh/red)





