‎Sikapi Polemik Kepemimpinan PBNU, Pengurus PWNU Kaltara Imbau Jaga Kondusivitas Wilayah

Redaksi

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Alwan Saputra, S.Pi., MM
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Alwan Saputra, S.Pi., MM

BULUNGAN,TANJUNGNEWS.COM – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Alwan Saputra, S.Pi., MM, mengeluarkan imbauan pada seluruh warga Nahdliyin menyikapi perkembangan dinamika kepemimpinan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) beberapa waktu terakhir.

‎​H. Alwan Saputra meminta seluruh jajaran dan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Kaltara untuk tetap menjaga kondusivitas dan fokus pada tugas-tugas organisasi.

‎​Menyikapi adanya keputusan pemecatan
‎Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dari Ketua Umum PBNU.

‎Sesuai Surat Edaran PBNU Nomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 yang ditandatangani oleh Wakil Rais Aam, KH. Afifuddin Muhajir dan Katib Syuriah, KH. Tajul Mafakhir.

‎Warga Nahdliyin diminta tetap menahan diri.

‎​”Kami dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kaltara menghimbau pada seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, sampai kepada tingkat MWC (Majelis Wakil Cabang) dan Ranting, serta seluruh lembaga yang berada di bawah naungan NU Kaltara, serta badan otonom, kami menyampaikan, mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas di wilayah kita masing-masing,” ujarnya.

‎​Ia secara spesifik meminta agar tidak ada pihak yang menambah atau menyebarluaskan opini yang tidak berdasar.

‎​”Dan tidak perlu mengomentari atau menambah pendapat yang tidak tentu, yang mungkin pendapat kita bisa tidak benar atau tidak sesuai dengan kondisi yang ada terjadi di PBNU,” tegasnya.

‎​Sebagai warga nahdliyin yang meyakini kekuatan doa dan niat baik, PWNU Kaltara mengalihkan fokus dari perdebatan internal menjadi upaya spiritual.

‎​”Untuk itu sebagai warga nahdliyin, sebagai warga yang meyakini doa dan niat baik akan bisa merubah keadaan lebih baik, kami menghimbau segenap warga nahdliyin di manapun berada, khususnya di Kaltara, mari kita melaksanakan doa bersama dan istighosah di tempat masing-masing, sesuai dengan kondisi dan situasi yang ada,” ajaknya.

‎H.Alwan menambahkan, semoga cobaan yang menimpa PBNU dapat dilalui dengan baik. Untuk kebaikan agama, bangsa dan negara kita. (red)

Baca Juga  Gubernur Dukung Penuh Pesparawi Kaltara Pada Lomba Tingkat Nasional

Bagikan

Tags

Berita Terkait