BULUNGAN, Tanjungnews.com – Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali bergerak sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Pelantikan lima Pejabat Tinggi Pratama (JPT) yang dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan pada Senin (15/6/2026) sore kemarin, mendapat atensi khusus dari jajaran legislatif.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bulungan, Tasa Gung, yang hadir langsung menyaksikan prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut, menaruh harapan besar agar para nakhoda baru di lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini mampu menggenjot kinerja birokrasi yang lebih adaptif.
Lima Wajah Baru Pimpinan OPD Bulungan
Adapun kelima pejabat eselon II yang resmi menduduki posisi baru tersebut adalah Dyah Astutik, S.E., M.A.P. sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM; Muhammad Saleh, S.E. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); serta Leni Ernalina, S.E., M.Si. sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP).
Selanjutnya, Sayid Abdurahman Saleh, S.T., M.Sc. dipercaya menakhodai Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP); serta Ir. M. Fakhruddin, S.T. sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP).
Tasa Gung menegaskan, pergeseran posisi ini bukan sekadar agenda seremonial atau rutinitas birokrasi belaka, melainkan sebuah amanah besar yang berat dan harus dibuktikan lewat indikator kinerja yang nyata di lapangan.
“Selamat kepada lima pejabat yang baru dilantik. Ini merupakan tanggung jawab baru yang harus dijalankan dengan lebih giat, responsif, dan profesional sesuai tupoksi masing-masing. Harapan kami di dewan, mereka dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Tasa Gung kepada Tanjungnews.com, Selasa (16/6/2026).
Soroti DPMPTSP, Minta Urusan Perizinan Jangan Dipersulit
Politisi ramah ini menambahkan, DPRD Bulungan tidak memberikan catatan merah dalam proses rotasi tersebut. Kendati demikian, sorotan utama legislatif tertuju pada sektor pelayanan publik, khususnya terkait kemudahan berinvestasi dan pengurusan izin yang bersentuhan langsung dengan dunia usaha serta masyarakat kecil.
Tasa Gung menilai, di tengah era keterbukaan informasi tahun 2026 ini, masyarakat mendambakan birokrasi yang transparan, ringkas, dan bebas dari kesan berbelit-belit.
“Kita ingin pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan kualitasnya. Terutama ini untuk pos pelayanan terpadu atau pengajuan izin. Harapan kita, dengan adanya penyegaran pimpinan ini, jangan sampai ada lagi terdengar keluhan dari masyarakat karena sulit atau lamanya mengurus perizinan di daerah,” cetus Tasa Gung tegas.
Lebih lanjut, ia meminta kelima pejabat baru tersebut segera melakukan konsolidasi internal untuk membangun sinergi yang solid di lingkungan kerja masing-masing. DPRD Bulungan mengaku optimistis bahwa dengan hadirnya wajah-wajah baru di jajaran top manajemen pemda ini, kualitas birokrasi di Bumi Tenguyun akan semakin prima sehingga dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (adv/red)





