Sabu 15 Kg dan 3.400 Pil Ekstasi Senilai Lebih Rp 15 Miliar Dimusnahkan Polresta Bulungan

Redaksi

DIMUSNAHKAN: 15 kg Sabu dan 3.400 pil ekstasi dimusnahkan dengan cara dilarutkan di air di Mapolresta Bulungan, Selasa (27/2/2024)
DIMUSNAHKAN: 15 kg Sabu dan 3.400 pil ekstasi dimusnahkan dengan cara dilarutkan di air di Mapolresta Bulungan, Selasa (27/2/2024)

BULUNGAN-TANJUNGNEWS.COM– Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan menggelar press release dan pemusnahan narkotika jenis sabu seberat 15 kilogram (Kg) dan 3.400 butir ekstasi jenis inex yang bertempat di Mapolresta Bulungan, Selasa (27/02/2024).


Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan Satresnarkoba Polresta Bulungan pada Sabtu 9 Desember 2023 sekira pukul 15: 30 Wita di Jalan Poros Trans Kaltara Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kaltara.

Sebelumnya telah ditetapkan tiga orang pelaku dengan berbagai peran. Pemusnahan yang dilakukan dengan cara dilarutkan ke dalam ember berisi air. Turut disaksikan secara langsung oleh perwakilan BNK Bulungan, Dinkes Bulungan, Kejaksaan Negeri Bulungan, Kelapa Kesbangpol Bulungan, Kepala Pengadilan Negeri Tanjung Selor serta personel Polresta Bulungan.

Baca Juga  Dugaan Awal Karena Jalanan Licin Menikung, Truk Kontainer Saling Bersenggolan


Tersangka dihadirkan pada saat pemusnahan barang bukti narkotika. Hingga akhirnya, sabu – sabu yang telah dilarutkan dibuang ke saluran pembuangan. Kasus pun segera dilimpahkan sebagai tindak lanjut dan keseriusan kepolisian memberantas kasus penyalahgunaan narkotika.


Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha S.H,S.I.K.,M.H mengatakan.

“Tersangkanya 3 orang atas nama DR usia 43 tahun alamat Jalan Aki Balak Kota Tarakan berperan sebagai kurir pengantar sabu dari Sebatik Kabupaten Nunukaan menuju ke Pinrang Sulawesi Selatan,”jelas Kapolresta.


Tersangka lainya berinisial AR usia 21 tahun alamat Selumit Pantai Tarakan, berperan menemani DR dari Tanjung Selor menuju Pinrang Sulawesi Selatan.

Kemudian inisial R usia 21 warga Desa Sungai Manurung Sebatik Nunukan berperan sebagai penjemput DR untuk mengambil mobil pikap yang bermuatan narkotika.

Baca Juga  Bawa 23 Kg Sabu WNA Filipinan Ditangkap Dekat Pulau Tias


“Barang bukti yang diamankan di antaranya 15 bungkus plastik Pancake Durian dari Cina yang berisi narkotika jenis sabu, 2 buah handphone, 35 bungkus kecil berisi 3.400 butir pil ekstasi, 1 buah bantal warna coklat,” terangnya.

Personel Polresta juga mengamankan uang tunai senilai Rp 16 juta  sebagai upah perjalanan, serta 1 unit mobil pikap Grandmax warna hitam bernomor polisi DD 8943 SM.

Kapolresta menambahkan, untuk mengelabuhi petugas sabu dan ekstasi dimasukan dalam dashboard, doortrim dan bantal.

Ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2 Subsider Pasal 114 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.


“Ancamannya mencakup pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara dengan rentang waktu antara 6 sampai 20 tahun dan pidana denda maksimum sebesar Rp 12.500.000.000,”tegasnya.

Baca Juga  Bawa 23 Kg Sabu WNA Filipinan Ditangkap Dekat Pulau Tias


Menurutnya, dengan mengamankan narkotika ini, dengan asumsi 1 kilogram sabu dapat menyelamatkan sekitar 4.000 jiwa.

Oleh karena itu, dengan pengungkapan 15 kg narkotika jenis sabu dan 3.400 butir pil ekstasi, dapat menyelamatkan sekitar 63.400 jiwa.

Meski demikian pihaknya menyadari dengan keterbatasan personel dan luasnya geografis Kabupaten Bulungan serta keterbatasan sarana dan prasarana. Upaya perang terhadap narkotika belum maksimal.

“Dengan kaloborasi bersama seluruh Forkopimda beserta peran aktif masyarakat Bulungan. Dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika hal ini akan berdampak penting dalam upaya mewujudkan Indonesia yang bebas dari narkoba,”pungkasnya (dsh/red)

Bagikan

Tags

Berita Terkait