Pemkab Bulungan Ingatkan Nelayan Wajib Miliki NIB, Dorong Peningkatan Produktivitas dan Keselamatan Melaut

Redaksi

BULUNGAN, TANJUNGNEWS.COM— Pemkab Bulungan, melalui Dinas Perikanan (Diskan) terus berupaya memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan nelayan.

Mulai dari pelatihan kecakapan, pemberian bantuan alat tangkap hingga pemetaan potensi perikanan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, pengurusan perizinan usaha menjadi langkah penting yang harus dilakukan para nelayan.

Salah satunya adalah penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) agar mereka memiliki legalitas dan lebih mudah mendapatkan akses bantuan maupun pembiayaan.

“Kami menekankan pentingnya pengurusan perizinan bagi para nelayan, salah satunya NIB. Karena itu, Pemda Bulungan melalui DPMPTSP memfasilitasi pembuatan NIB bagi para nelayan tanpa memungut biaya,” kata Syarwani.

Baca Juga  DLH Bulungan Dorong Lomba RT Bersih Digelar Kembali pada 2026

Menurutnya, dengan memiliki NIB, para nelayan dapat tercatat sebagai pelaku usaha resmi dan memperoleh kesempatan lebih luas dalam mengikuti program-program pemerintah.

“Legalitas ini akan memperkuat posisi nelayan, bukan hanya sebagai pencari ikan, tetapi juga sebagai pelaku ekonomi produktif,” ungkapnya.

Selain aspek perizinan, Pemkab Bulungan juga memberi perhatian serius terhadap pengembangan budi daya perikanan.

Sejumlah komoditas unggulan seperti udang windu, ikan lele, gurame dan patin terus dikembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomi sektor perikanan.

Baca Juga  Tematik hingga Pembagian Koridor, Strategi Pemda Bulungan Fokuskan Program Pembangunan

“Luas lahan budi daya air tawar di Bulungan mencapai sekitar 70 hektare, sementara luas tambak mencapai 70 ribu hektare. Potensi ini terus kita dorong agar dapat dikelola dengan baik dan berkelanjutan,” bebernya.

Melalui Dinas Perikanan (Diskan) Bulungan, Pemda Bulungan juga melakukan pemetaan potensi perikanan guna memperbarui data terkini dan menyusun strategi peningkatan hasil tangkap maupun produksi budi daya.

Tak hanya itu, setiap tahun rutin menyelenggarakan bimbingan teknis Standar Kecakapan Nelayan (SKN), yang dikelompokkan berdasarkan kapasitas peserta, mulai dari nelayan pemula hingga nelayan utama.

Baca Juga  Pemuda Kristen Siap Jadi Pilar Kerukunan Daerah

“Pelatihan ini penting agar para nelayan memahami keselamatan kerja di laut, termasuk kesiapan menghadapi cuaca buruk,” ujarnya.

Berbagai bantuan sarana dan prasarana (sarpras) juga terus disalurkan Pemda Bulungan kepada para nelayan dan petani ikan. Di antaranya, bantuan alat tangkap ikan, bibit unggul serta sarana pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

“Kita ingin setiap bantuan yang diberikan benar-benar memberi dampak bagi peningkatan kesejahteraan nelayan,” pungkasnya. (adv)

Bagikan

Tags

Berita Terkait